oleh

ULM Proses Pendaftaran 11.440 Calon Mahasiswa Baru

BANJARMASIN, kalimantanlive.com – Universitas Lambung Mangkurat mulai memproses pendaftaran calon mahasiswa baru (camaba).

Masa pendaftran peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) telah berakhir.

Tepatnya pada Jumat 15 April 2022, setelah mulai dibuka pada tanggal 23 Maret 2022 lalu, sesuai jadwal yang sudah dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Hingga batas akhir pendaftaran, Calon Mahasiswa Baru (Camaba) yang sedang diproses pendaftarannya oleh ULM sebanyak 11.440.

“Dari total kuota tahun ini berjumlah 19.040 mahasiswa yang sedang diproses 11.440 Camaba,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik, ULM, Prof Aminuddin Prahatama Putra, Minggu (17/4/2022).

BACA JUGA: Mudik Lebaran 2022, Ini Syarat Pemudik Melewati Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Salahsatunya Vaksin Booster

Selanjutnya pelaksanaan UTBK gelombang I akan dilaksanakan mulai 17 sampai 23 Mei 2022.

Lalu gelombang II 28 Mei sampai 03 Juni 2022.

Prosesi UTBK gelombang I dan II akan dilaksanakan secara tatap muka, di lingkungan kampus ULM.

Agar berjalan lancar, ULM telah menyiapkan fasilitas untuk menunjang pelaksanaan UTBK, termasuk perangkat komputer.

“Ada hampir 700 unit PC sudah kami siapkan, untuk mengakomodir semua peserta UTBK,” ujar Prof Aminuddin.

Selanjutnya hasil UTBK akan diumumkan pada 23 Juni 2021, dilanjutkan dengan masa unduh sertifikat UTBK, pada 25 Juni sampai 31 Juli 2022.

Adapun persyaratan untuk bisa mendaftar, di antaranya memiliki akun LTMPT yang sudah permanen.

Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2022 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12, atau peserta didik Paket C tahun 2022 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).

Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan, foto terbaru (berwarna), stempel/cap sekolah, dan tanda tangan Kepala Sekolah.

Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2020 dan 2021 atau lulusan Paket C tahun 2020 dan 2021 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2022).

Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2020, 2021, dan 2022.

Peserta yang akan memilih prodi Saintek maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Saintek.

Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, dan TKA Soshum.

BACA JUGA: DETIK-DETIK Kosan di Adhyaksa Banjarmasin Ambuk, Lantai Bergetar Hebat, Penghuni Kos Panik Cari Jalan Keluar

Dan peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum), maka mengikuti TPS, Bahasa Inggris, TKA Saintek dan TKA Soshum.

Khusus Program Studi Kedokteran dan Kedokteran Gigi hanya dapat dipilih oleh siswa lulusan SMA/MA jurusan IPA.

Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

Bagi peserta tuna netra wajib mengunggah Surat Pernyataan Tuna Netra, dan yang terakhir yaitu membayar biaya UTBK melalui Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BRI.

Segala ketentuan dan persyaratan pendaftaran UTBK SBMPTN dapat dilihat pada laman resmi LTMPT, di https://ltmpt.ac.id/?mid=9#a4.

Editor: M Khaitami
Banjarmasinpost.co.id