oleh

Ungkap Kasus Kepemilikan Senjata Api Rakitan dan Penemuan Mayat Bayi, Polres Kotabaru Bekuk 2 Pelaku

KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pengungkapan kasus kepemilikan senjata api rakitan laras panjang dan temuan sesosok bayi laki-laki yang sempat menghebohkan warga Kotabaru, Kalimantan Selatan dibeberkan Polres Kotabaru saat konferensi pers.

Konferensi pers tersebut dipimpin langsung Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Suhartanto didampingi kabag ops Polres Kotabaru AKP Rauf dan kasat reskrim nya Iptu Taufan yang bertempat di lobi Polres Kotabaru, Rabu (24/1/2024).

# Baca Juga :Raih Anugerah Kepatuhan Pelayanan Publik 2023, Ini Janji Wakapolres Kotabaru untuk Masyarakat

# Baca Juga :Diacara UKW Hari ke-2, Wakapolres Kotabaru Sebut Wartawan Juga Bagian dari Penegak Hukum

# Baca Juga :Dua Tersangka Pencuri Emas Dibekuk, Kapolres Kotabaru Sebut Motif Balas Dendam

# Baca Juga :Keren! Bhayangkara FC Polres Kotabaru Raih Juara Terbaik Ajang Bamega Mini Soccer Cup 2023

AKBP Tri Suhartanto mengatakan terungkapnya kasus kepemilikan senjata api rakitan laras panjang ketika Tim Macan BAMEGA Polres Kotabaru mengamankan tersangka kasus pencurian puluhan karung pupuk kelapa sawit di desa Sangsang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru.

Saat ini tersangka pemilik senjata api rakitan laras panjang berinisial AD (39) beserta barang buktinya sudah kami amankan di mako Polres Kotabaru, ucapnya.

Selain itu juga, kami berhasil mengungkap kasus temuan bayi yang berkelamin laki-laki di dasar sungai Jalan Patmaraga, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru.

Para pelaku tindak kejahatan seperti kepemilikan senjata api rakitan laras panjang dikenakan pasal 1 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara.

Untuk kasus temuan bayi laki-laki di dasar sungai, pelakunya berinisial Ner dikenakan pasal 80 ayat 3 dan 4 UU DI nmer 17 tahun 2016 dan pasal 338 KUHP serta pasal 341 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,” jelas Tri Suhartanto. (Kalimantanlive.com/Siti Rahmah)

Editor : NMD