oleh

OJK: Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Kalsel Triwulan IV 2023 Tumbuh Positif Sebesar 4,69 Persen

DENPASAR, Kalimantanlive.com – Sektor jasa keuangan regional Kalimantan tetap stabil, didukung oleh permodalan yang kuat, likuiditas yang memadai, dan profil risiko yang terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan, Darmansyah, kepada awak media se Kalimantan di Kantor OJK Bali di sela kegiatan Media Gathering OJK 2024, bertajuk Kolaborasi Harmonis  OJK dan Membangun Negeri, Jumat (16/02/2024), menyebutkan bahwa perkembangan Perekonomian Regional Kalimantan pada triwulan IV 2023, pertumbuhan ekonomi di Kalimantan sebesar 5,48 persen (yoy) dan 5,43 persen (c-to-c).

BACA  JUGA:
OJK Kalsel: Bank Kalsel Penyalur KUR Tertinggi Kedua di Kalsel pada Triwulan III di 2023

Sedangkan perekonomian Kalimantan Selatan, kata Darmansyah, tumbuh positif 4,69 persen (yoy) dan 4,84 persen (c-to-c).

“Pertumbuhan ekonomi tersebut sedikit melambat dibandingkan dengan Nasional (5,05 persen, c-to-c). Kontribusi PDRB Regional Kalimantan terhadap PDB Nasional mencapai 8,49 persen sehingga menempati posisi ketiga setelah Sumatera dan Jawa,” ungkap Darmansyah.

Kepala OJK Kalsel Darmansyah bersama Kepala OJK Kalteng, Kaltim-Kaltara dan Kalbar pada Media Gathering di Bali, (17/2/2024). (Humas OJK Kalsel)

PDRB Kalimantan didominasi Provinsi Kalimantan Timur (52,24 persen) yang utamanya ditopang oleh sektor primer (pertambangan), sedangkan lima sektor penopang PDRB Kalimantan Selatan dengan kontribusi terbesar juga didominasi oleh sektor Pertambangan (25,45 persen), kemudian Industri Pengolahan (12,44 persen), Pertanian (11,24 persen), Perdagangan (9,34 persen) dan Konstruksi (8,33 persen).