oleh

CSIRT Jadi Garda Terdepan Menangkal Ancaman Kejahatan Siber di Pemko Banjarmasin

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik atau Diskominfotik Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) menggelar Workshop Pembentukan dan Pengelolaan Tim Tanggap Insiden Siber atau CSIRT di lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, Selasa (20/2/2024).

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman dan, turut dihadiri Kabid Statistik Persandian Satria Yudha Lesmana, Kabid Informasi Publik Hj Nurbaiti, (Manggala Informatika Ahli Muda Direktorat Keamanan Siber dan Sandi Pemda, BSSN) Melita Irmasari, (Sandiman Ahli Muda) Sri Boentaran Darmo selaku narasumber beserta jajaran.

# Baca Juga :Tingkatkan Kualitas Layanan Publik, Ratusan PPPK Pemko Banjarmasin Ikuti Orientasi

# Baca Juga :Wawali Tegaskan ASN Pemko Banjarmasin Harus Netral Jelang Pemilu 2024

# Baca Juga :Pedulian Terhadap Ustadz-Ustadzah dan Kaum Masjid, Pemko Banjarmasin Alokasikan Dana Rp 11,7 Miliar

# Baca Juga :Gegara Tera Ulang Alat Timbangan, Pemko Banjarmasin Kehilangan Potensi PAD Rp 622 Juta

Pada kesempatan itu, Ikhsan menuturkan di zaman yang serba digital saat ini ancaman serangan siber yang bersifat kompleks harus menjadi perhatian khusus, baik oleh individu, institusi maupun organisasi pemerintahan.

“Perlu upaya kolektif kita bersama untuk meningkatkan keamanan siber di lingkungan pemerintah kota Banjarmasin, termasuk upaya pencegahan sedini mungkin,” ujarnya disela-sela arahan.

Terlebih ujarnya kini email, sosial media yang dikelola dapat dikategorikan sebagai aset berharga yang sewaktu-waktu bisa saja rentan dibobol, dicuri ataupun dirusak oleh hacker.