oleh

Kapolres Kotabaru Pecat Tak Hormat Polisi di Pulau Sembilan, Ini Kesalahan Fatalnya

KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Kapolres Kotabaru, AKBP Dr Tri Suhartanto memimpin pemecatan secara tidak hormat oknum polisi di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Seorang oknum polisi bernama Firmanto berpangkat Aipda dan terakhir berdinas di Mapolsek Kecamatan Pulau Sembilan
telah mencoreng nama baik institusi Polri karena nekat berbisnis narkotika jenis sabu.

# Baca Juga :Ada Keributan saat Pemungutan dan Penghitungan Suara, Polres Kotabaru Ambil Tindakan Lewat TFG

# Baca Juga :Wakapolres Kotabaru Sidak Pendistribusian Logistik Pemilu ke PPK Kecamatan Pulau Sembilan

# Baca Juga :Salah Satu Anggota PWI Kotabaru Raih Paket Umroh dari Kapolres Kotabaru

# Baca Juga :Sat Narkoba Polres Kotabaru Ungkap Kasus Sabu Senilai Hampir Rp 500 Juta, Ciduk 9 Tersangka

Dalam proses pemecatan sang oknum polisi ini dilakukan dalam upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) yang dipimpin Kapolres AKBP Dr Tri Suhartanto, di Mapolres Kotabaru, Kamis (21/3/2024).

AKBP Tri Suhartanto mengatakan Aipda Firmanto diberhentikan karena terlibat peredaran narkoba yang melanggar UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dijelaskan Kapolres, PTDH sendiri merupakan salah satu wujud realisasi dan komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi hukuman bagi personel yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun kode etik Polri.

“Keputusan diambil dalam proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan berpedoman kepada koridor hukum yang berlaku sampai akhirnya yang bersangkutan dipandang tidak layak untuk dipertahankan sebagai anggota Polri,” papar AKBP Tri Suhartanto.

Kapolres juga minta kepada jajarannya seluruh personel Polres Kotabaru untuk tidak ada lagi melakukan pelanggaran.

“Para personel mestinya dapat mengambil hikmah serta pelajaran dari upacara PTDH, serta dijadikan sebagai sarana introspeksi diri dan cerminan agar bisa menjadi pribadi yang baik dalam menjalankan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku,” harap Kapolres.