oleh

VIRAL Wanita Buzzer PSI Dilecehkan Eks Ketua DPD PSI Jakarta, Korban Dikurung di Kamar hingga Pagi

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Dugaan melakukan pelecehan seksual terhadap wanita berinisial WS (29), Polda Metro Jaya bakal memanggil eks Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jakarta Barat, Anthony Norman Lianto atau ANL.

Kasus dugaan pelecehan seksual ini diketahui sempat viral setelah beredar video pengakuan korban berinisial WS beredar luas di media sosial.

“Saksi-saksi hingga terlapor segera dan akan dijadwalkan untuk dilakukan klarifikasi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi kepada wartawan, Selasa (2/4/2024).

# Baca Juga :Jadi Korban Pelecehan, Kakak Adik di Malang Kejar dan Rekam Pelaku yang Kabur Pakai Motor

# Baca Juga :Oknum Satpol PP Banjarmasin Lakukan Pelecehan Verbal kepada Warga, Muzaiyin: Terbukti Kita Tindak

# Baca Juga :VIRAL Video Dugaan Kasus Pelecehan Seksual Mengatasnamakan Fakultas Teknik, Petinggi ULM Turun Tangan!

# Baca Juga :Tak Terima Jadi Tersangka Pelecehan Kontestan Miss Universe, Sarah Tetap Dijebloskan ke Penjara

Kendati demikian, Ade Ary belum membeberkan kapan pemeriksaan terhadap Eks Ketua DPD PSI Jakarta, Anthony selaku terlapor akan dijadwalkan oleh penyidik.

Ade Ary hanya menyampaikan laporan soal dugaan pelecehan seksual itu kini masih diselidiki oleh penyidik Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

“Yang jelas terlapornya adalah Saudara AN itu sudah ditangani oleh Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, mohon waktu,” ucap dia.

Dia mengaku dilecehkan oleh Ketua DPD PSI Jakarta Barat Anthony Norman Lianto.

Awalnya, WS mendaftar jadi pengurus PSI. Dia kemudian diterima kerja sebagai buzzer PSI. Setelah diterima kerja WS mengaku dipanggil untuk mengurus pekerjaan.

Namun, setelah memenuhi panggilan dia mengaku dibawa ke rumah pelaku dan masuk ke sebuah kamar. Di kamar terkunci itulah W mengaku mendapat kekerasan seksual hingga ancaman.

WS mengatakan, rumah ANL malam itu dalam keadaan sepi. Karena tak berdaya, ia hanya bisa melawan korban seadanya dan teriak minta tolong.