oleh

Ungkap Kasus Sindikat Mafia Tanah di Banjarmasin, Polisi dan Satgas Mafia Tanah Amankan 3 Pelaku

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COMSatuan Reskrim Polresta Banjarmasin bersama dengan Satuan Tugas (Satgas) mafia tanah, berhasil ungkap kasus sindikat mafia tanah di wilayah Kota Banjarmasin.

Ada sebanyak tiga pria yang diamankan petugas dari hasil ungkap kasus tersebut, ketiganya adalah HN (61) warga Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, HB (52) warga Kecamatan Banjarmasin Selatan, dan AS (60) warga Kecamatan Banjarmasin Tengah.

# Baca Juga :Hadapi Arus Mudik-Balik Idul Fitri 1445 H, Satpolairud Polresta Banjarmasin Lakukan Persiapan Ini

# Baca Juga :Satreskrim Polresta Banjarmasin Amankan 3 Pria Viral Minta Sumbangan ke Perkampungan Warga

# Baca Juga :Polresta Banjarmasin Sita 13.697 Butir Pil Ekstasi Tujuan Pontianak, Pelaku Dipancing via SMS

# Baca Juga :Polresta Banjarmasin Gagalkan Peredaran 13.697 Butir Pil Ekstasi Senilai Rp 5 M Lebih, 4 Kurir Diamankan

Dalam kasus tersebut, ketiga pelaku memiliki perannya masing-masing. Salah satunya tersangka HN berprofesi sebagai pemilik tanah namun dengan surat-surat yang palsu, lalu tersangka HB sebagai makelar tanah, dan tersangka AS sebagai Notaris.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Thomas Afrian mengungkapkan bahwa kasus ini merupakan perkara yang cukup lama.

Laporan awal perkara ini terjadi pada bulan Juli tahun 2021, atas laporan korbannya yakni ES warga Kota Banjarmasin.

“Karena tindak pidana bidang pertanahan atau harda ini memang harus lebih teliti dan spesifik, karena harus melibatkan saksi ahli, dan juga melibatkan dari beberapa sumber objek yang kita selidiki,” ujar Kompol Thomas kepada awak media.

Lebih lanjut, Thomas membeberkan setelah melakukan penyelelidikan yang cukup panjang di tahun 2023, pihaknya pun akhirnya menaikan status perkara ini ke tahap penyidikan.

“Dan kita juga sudah menetap tiga orang sebagai tersangka,” ujar Kompol Thomas.

Tak sampai disitu, Kompol Thomas menjelaskan bahwa hingga saat ini proses penyelidikan juga masih berlanjut, untuk mencari tahu keterlibatan pihak lainnya.