oleh

5 Bulan, Polres Kotabaru Berhasil Amankan 80 Pengedar Narkotika, Segini Sabu yang Disita

KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Sedikitnya 80 orang tersangka pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan obat terlarang yang berhasil diamankan oleh Sat resnarkoba beserta jajaran Polsek Polres Kotabaru dari bulan Januari sampai dengan bulan Juni 2024.

Sedangkan hasil ungkap kasus selama operasi antik intan 2024 dari tanggal 17 Mei sampai dengan 30 Mei 2024 Sat Resnarkoba beserta jajaran Polsek Polres Kotabaru selama operasi antik 2024 berhasil mengungkap 17 kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan juga Obat-Obatan.

# Baca Juga :Jelang HUT Bhayangkara 2024, Polres Kotabaru Akan Gelar Lomba Kicau Burung, Ayo Buruan Daftar

# Baca Juga :Kasat Polairud dan Kapolsek Kelumpang Barat Berganti, Kapolres Kotabaru Perintahkan Agar Tetap Netral

# Baca Juga :Polres Kotabaru Kembali Raih Penghargaan dari Kapolda Kalsel, Kualitas Tertinggi dengan Nilai 92,69

# Baca Juga :Antisipasi Tawuran, Balapan Liar dan Gangguan Sahur, Polres Kotabaru Lakukan Patroli di Titik-titik Ini

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Kotabaru, AKBP Tri Suhartanto didampingi Wakapolres Kotabaru, Kompol Agus Rusdi Sukandar dan Kasat Resnarkoba, AKP Pene Supriadi pada saat press release di Ruang Loby Mapolres Kotabaru, Selasa (10/6/2024)

Dari 17 kasus dengan 22 tersangka untuk Sat Resnarkoba Polres Kotabaru berhasil mengungkap 8 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 9 orang dengan barang bukti berupa narkotika jenis Sabu sebanyak 12,62 Gram.

Sedangkan Polsek Pulau Laut Utara mengungkap sebanyak 1 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 1 orang dengan barang bukti berupa narkotika jenis Sabu sebanyak 1,12 gram, Polsek Pulau Laut Timur mengungkap sebanyak 2 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 2 orang dengan barang bukti berupa Obat warna putih tanpa logo yang diduga mengandung Karisoprodol (Narkotika Golongan I) sebanyak 430 butir.

Menurut AKBP Tri Suhartanto, Polsek Pulau Laut Barat mengungkap sebanyak 1 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 1 orang dengan barang bukti berupa Obat warna putih tanpa logo yang diduga mengandung Karisoprodol (Narkotika Golongan I) sebanyak 500 butir dan sediaan farmasi berupa Obat Dextromerthopan sebanyak 2.000 butir, Polsek Kelumpang Hilir mengungkap sebanyak 2 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 3 orang dengan barang bukti berupa narkotika jenis sabu sebanyak 0,83 gram dan yang terakhir Polsek Sungai Durian mengungkap sebanyak 3 Kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 6 orang dengan barang bukti berupa narkotika jenis Sabu sebanyak 40,65 gram.

“Total barang bukti yang berhasil di ungkap selama Operasi Antik Intan 2024 terdiri dari Sabu-sabu seberat 55,32 gram jika di nominalkan setara kurang lebih Rp 110.640.000 yang mana untuk 1 gram di jual dengan harga Rp 2.000.000, obat warna putih tanpa logo (Zenith) sebanyak 930 butir dan obat Dextromerthopan sebanyak 2000 butir.