oleh

Tabligh Akbar Semarak Muharam 1446 H, Aisyiyah Kota Banjarmasin: Perangi Stunting Bentuk Generasi Sehat

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dalam rangka menyambut Muharam 1446 Hijriyah, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Banjarmasin menggelar Tabligh Akbar Semarak Muharam 1446 Hijriyah di Masjid Al Khairaat, Jalan Benawa II Banjarmasin, Rabu (10/7/24) siang.

Acara ini dihadiri oleh seluruh cabang Aisyiyah di Kota Banjarmasin dengan tema “Menyambut Tahun Baru Islam 1446 H Dengan Generasi yang Sehat”.

BACA JUGA:
Keluarga Besar Aisyiyah Banjarmasin Serahkan Bantuan Sosial Bagi Korban Kebakaran Pemurus Dalam

BACA JUGA:
Milad ke-107, Aisyiyah se-Kota Banjarmasin Gelar Bazar, Pengajian, hingga Pemeriksaan Kesehatan

BACA JUGA:
Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Banjarmasin Gelar Baitul Arqam untuk Penguatan Ideologi Muhammadiyah

Kegiatan yang dikemas lintas majelisĀ  dan dipandu oleh Ani Rahmida dari Majelis Kesehatan PDA Kota Banjarmasin ini menghadirkan narasumber Hj Musphyanti Chalida Puteri, SST, MPd, yang menekankan pentingnya pencegahan stunting sebagai bagian dari upaya untuk membentuk generasi sehat.

Kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriyah pada Dakwah Keliling Aisyiyah se Kota Banjarmasin, Rabu (10/7/2024). (Kalimantanlive.com/ ilham)

Dalam tausiyahnya, Hj Musphyanti mengajak seluruh jamaah PDA Aisyah Kota Banjarmasin untuk mendukung program pemerintah dalam mencegah stunting, yakni penyakit yang berdampak pada pertumbuhan anak dan kecerdasannya.

“Generasi yang lemah itu cepat sakit dan stunting, yang menyebabkan rendahnya tinggi badan dan terganggunya perkembangan otak,” kata Hj Musphyanti.

Ketua Majelis Pembina Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalsel, Hj. Musphyanti Chalida Puteri, SST, M.Pd. (Kalimantanlive.com/ ilham)

Ia menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak anak dalam kandungan. Dengan memberikan gizi dan nutrisi yang tepat sangat penting agar anak bisa tumbuh sehat dan berkembang dengan baik.

“Bisa saja anak lahir sehat, tapi jika diberi makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizinya, pertumbuhannya akan terganggu,” jelasnya.