JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Pesawat Sriwijaya Air SJ-282 rute Jakarta-Pontianak jatuh di Perairan Pulau Seribu, setelah hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore.
TNI Angkatan Laut mengerahkan tujuh KRI menuju ke lokasi tempat jatuhnya pesawat di sekitar peraiaran Pulau Laki Kepulauan Seribu Jakarta untuk melakukan pencarian dan penyelamatan korban.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono, KRI yang diberangkatkan yakni KRI Teluk Gili Manuk, KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjiptadi, KRI Cucuk-886 dan KRI Tengiri.
“Dan dua Sea Rider Kopaska, 2 kapal tunda yakni TD Galunggung dan Malabar,” katanya Julius, sebagaimana dikutip dari Breaking News TVRI, Sabtu (9/1/2021) pukul 20.40 WIB.
BACA JUGA :
Pesawat Sriwijaya Air Rute Jakarta-Pontianak Hilang Kontak, Bawa 59 Penumpang
Menurut dia, TNI AL juga menyiapkan Heli Nbell 412 EP HU 4205 di KRI Bontang yang posisinya bersandar di dermaga JICT Jakarta. Armada ini juga siap dukung Operasi SAR.

Sebelumnya diberitakan, Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak, Sabtu (9/1/2021) petang.
Pesawat Sriwijaya Air yang hilang dikabarkan membawa sekitar 59 penumpang dengan rincian 53 penumpang dewasa, 5 anak-anak, dan satu bayi.
Pesawat take off dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.







