Dilansir dari Okezone.com, Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenai) Marsma TNI Indan Gilang menuturkan, pihaknya saat ini fokus mencari keberadaan black box atau kotak hitam pesawat Sriwijaya Air SJ-162. Menurutnya, penemuan kotak hitam akan berguna untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
“Berikutnya kita juga akan menemukan bagian pesawat yang bisa digunakan untuk proses dari penyelidikan penyebab kecelakaan, biasa disebut black box ya. Black box diperlukan untuk proses penyelidikan kecelakaan pesawat itu sendiri. Intinya adalah agar kecelakaan seperti ini tidak terulang kembali,” katanya di Lanud Halim Perdanakesuma, Jakarta Timur, Minggu (10/1/2021).

Selanjutnya, pesawat dan helikopter akan disiap-siagakan bilamana ada keperluan mendesak. Adapun total alat utama sistem utama pertahanaan (alutsista) yang telah diberangkatkan pada hari ini berjumlah empat, dengan perincian Pesawat CN 295, helikopter EC 725 Caracal, NAS 332 Super Puma, serta satu helikopter dari Basarnas.
“Tiga shorty hari ini kita sudah laksanakan, berikutnya pesawat akan standby di sini, apabila diperlukan kita akan terbangkan kembali,” katanya.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







