Kompleks Banjar Indah Banjarmasin Banjir, Syarif: 20 Tahun Lalu Pernah Terendam, Tapi Tak Separah Ini

Warga terdampak sekitar 500-600 KK, mengungsi 25 KK sekitar 150 jiwa, ke rumah keluarga, penginapan, tetangga yang lebih tinggi.

“Kami sudah mengajukan permohonan bantuan evakuasi kepada pihak BNPB terutama perahu karet. Nanti akan ada petugas BNPB,kepolisian dan TNI meninjua ke sini,” kata Totok S kepada Reporter Kalimantanlive.com, saat memantau kondisi banjir, Jumat (15/1/2021) pagi.

Seusai mendampingi Lurah Pemurus Dalam, Babinsa, Babinkamtibmas memantau kondisi banjir di Banper, Totok mengatakan, selanjutkan akan dibangun Posko.

BACA JUGA :
SBY Kenang Tausiah Menyejukkan Syekh Ali Jaber Saat Menjenguk dan Doakan Ani Yudhoyono: Selamat Jalan Sahabatku

“Kami di RT 12 POSKO mungkin di rumah Pak Dayat (Plt Rt 12), POSKO RT 13 di rmh RT, POSKO RT 15 di Langhar Al ikhlas, RT 16 POSKO ada di rmh RT.Totok menyatakan di kawasan terdampak banjir Banjar Indah akan didirikan posko di setiap RT yakni RT 12,13,15 dan 16,” kata Totok via WA Grup Banjar Indah.

Kondisi Jalan Kayu Kuku Kompleks Banjar Indah Permai Banjarmasin terendam, Sabtu (16/1/2021). (Kalimantanlive.com/elpian achmad)

Sementara itu berdasarkan pemantuan Kalimantanlive.com di WA Grup Banjar Indah, banjir parah juga terjadi di kawasan Jalan AMD, arah Tatah Belayung, Pemurus Dalam, dengan kedalaman air hingga setinggi dada orang dewasa. Sebagian jalan di Pemurus Luar juga terendam air.

Kawasan lain yang cukup arah di Bumi Mas Raya dan sekitarnya. Jalan masuk Bumi Mas Raya tertutup air sejak awal masuk dari Jalan A Yani, hingga ke Jalan Lingkar Dalam, dengan ketinggian hingga setengah meter.

Ketua RT 13 Totok S, mendirikan Posko Banjir warga RT 13 di Jalan Sintuk 2, Kompleks Banjar Indah Permai, Pemurus Dalam Banjarmasin, Sabtu (16-1-2021). (Foto:WA Grup Banjar Indah)

Banjir juga terpantau merendam kawasan kompleks Kebun Bunga dan sekitarnya, Jalan Gatot Subroto, Jalan Sultan Adam, Pemakaman Muslimin Sungai Jingah. Pemantauan di kiri kanan jalan A Yani di sekitar Km 5 hingga Km 6 air meluap sampai ke jalan.

Melihat kondisi cuaca dan permukaan air yang belum juga terlihat tanda-tanda turun, Totok meminta warga RT 13 tetap waspada. “Apabila banjir bertambah parah untuk mengungsi ke tempat aman atau segera meminta bantuan ke posko terdekat,” ujarnya kepada Kalimantanlive.com, Sabtu (16/1/2021).

Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *