“Saat berjalan pulang, pelaku yang mengendarai sepeda motor Aerox mendekati, kemudian menarik dompet miliknya. Seorang warga yang menyaksikan kejadian berteriak jambret. Pelaku kemudian dikejar warga dan berhasil diamankan di Jalan Ramin. Untuk menghindari kemacetan, pelaku kemudian diamankan di depan ruko Jalan Raya Banjar Indah,” jelas H Faturrahman kepada Kalimantanlive.com.
Ketika ditanya warga, pelaku tetap besikeras tidak mau mengakui perbuatannya, dan menyatakan hanya terserempat.
BACA JUGA :
Hakim : Jaksa Pinangki Terbukti Terima Suap dan Lakukan Pemufakatan Jahat di Perkara Djoko Tjandra
Warga bertambah marah setelah menemukan senjata tajam jenis pisau di pinggang pelaku. Warga juga menemukan satu pisau lainnya di bawah jok sepeda motor Yamaha Aerox yang digunakan pelaku untuk beraksi.

Selain dua buah pisau, setelah jaket dan baju lorengnya dibuka, warga menemukan basal (semacam jimat) di pinggangnya.
Kesal dengan ulah pelaku, warga yang makin banyak berdatangan, sempat menghadiahi pelaku dengan bogem mentah.







