Tak terima dengan keputusan KPU, pasangan Denny-Difriadi mengajukan gugatan ke MK yang masih berproses hingga saat ini.
Selama sengketa Pilkada Kalsel, terjadi kekosongan jabatan Gubernur Kalsel, yang harus diisi dengan pejabat Gubernur.
Pelantikan Pj Gubernur Kalsel juga sempat tertunda lantaran Kalsel masih fokus dalam penanganan banjir dan libur panjang Imlek.
BACA JUGA :
Banjir di Pengaron, Banjar, Ratusan Rumah Terendam, Sejumlah Keluarga dan Anak Dikabarkan Terjebak
Tito berharap, Safrizal mampu menjalankan tugas dan fungsinya sebagai Pj Gubernur Kalsel dengan baik dan amanah sampai keputusan akhir MK diketahui.
“Ini tugas yang sangat berat. Insya Allah saya akan lakukan sebaik mungkin. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Safrizal sesaat setelah pelantikan.’

Mantan Lurah di Lhokseumawe
Dr Drs Safrizal ZA MSi yang kini pejabat Gubernur Kalsel, lahir di Aceh dan menamatkan SMAN 3 Banda Aceh dan kemudian melanjutkan ke IPDN.
Ia dilantik sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan (Bina Adwil) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia pada 27 Juli 2020 silam.
Sebagaimana dikutip Kalimantanlive.com dari Serambinews.com, Safrizal melanjutkan Pendidikan di STPDN Jatinangor, lalu ke IIP Jakarta, serta menyelesaikan program pada IPDN dengan prestasi yang membanggakan.







