Pantauan di lapangan, sejak sekitar pukul 16.00 WIB hingga satu jam lebih ini, penyidik masih berada di dalam rumah Ihsan yang beralamat di Jalan Kayu Putih Selatan I, No. 16, Kelurahan Pulogadung, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Terlihat dua anggota kepolisian melakukan penjagaan di gerbang pintu masuk rumah Ihsan. Terlihat pula empat mobil penyidik terparkir di depan rumah serta dua mobil di dalam parkiran rumah dua lantai ini.
Hingga saat ini, belum ada keterangan dari KPK terkait kegiatan penyidik di rumah Ihsan.
BACA JUGA :
Video Moeldoko Tanggapi Pernyataan AHY Soal Kudeta Partai Demokrat: Jangan Ganggu Pak Jokowi!
Diduga kedatangan tim penyidik KPK terkait dengan perkara dugaan suap bantuan sosial (bansos) sembako yang menjerat Juliari Peter Batubara (JPB) saat menjabat sebagai Menteri Sosial dan juga Wakil Bendahara DPP PDIP.
Nama anggota DPR RI Komisi II Fraksi PDIP Ihsan Yunus sebelumnya muncul dalam rekonstruksi kasus suap pengadaan bantuan sosial Covid-19 Jabodetabek tahun lalu di Gedung KPK.

Dalam satu adegan, Ihsan berbicara dengan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial Syafii Nasution di ruangan Syafii pada Februari 2020. Mereka ditemani oleh Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Adi Wahyono—kini berstatus tersangka seperti Juliari.
KPK telah menetapkan Juliari bersama empat orang lainnya sebagai tersangka, yaitu dua PPK di Kementerian Sosial, Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW) serta dari pihak swasta Ardian IM (AIM) dan Harry Sidabuke (HS).
KPK menduga Batubara menerima suap senilai Rp17 miliar dari komisi pengadaan bantuan sosial sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Jabodetabek.







