Tiga korban yang meninggal dunia, pertama, berinisial S yang merupakan anggota TNI aktif, kedua pegawai kafe berinisial FSS, dan pegawai kafe berinisial M.
Sedangkan satu korban masih dirawat di RS berinisial H.
Ketiga jenazah tersebut dibawa ke RS Kramat Jati. Saat ini jenazah tersebut masih di RS Polri Kramat Jati. Setelah selesai penanganan di rumah sakit, baru akan diambil keluarga korban.
Kapolda Metro Jaya Fadil Imran meminta maaf atas aksi koboi Bripka CS. Fadil mengaku akan menindak tegas pelaku, dan akan membantu meringankan keluarga korban terkait pemakaman.
BACA JUGA :
SBY Bicara Gerakan Gulingkan AHY dan Kudeta Partai Demokrat : Manuver itu Masih Berlangsung!
Pelaku dijemput anggota kepolisian dan diamankan di Polsek Kalideres, Jakarta Barat.
Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Kalideres dan dilakukan pemeriksaan.
“Hari ini kita akan secara maraton untuk melakukan pemeriksaan,” kata Yusri.

Pantauan di lokasi pada Kamis siang, selain terpasang garis polisi, juga penyidik dari kepolisian dan Polisi Militer AD silih berganti memantau tempat kejadian perkara (TKP).
Sebelumnya, oknum polisi Bripka CS diduga melakukan penembakan di sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat. Tiga orang tewas dalam kejadian itu.
Insiden penembakan di Cengkareng ini dibenarkan oleh Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo. Adi menyebut pelaku penembakan adalah oknum polisi.
“Benar, ada kejadian penembakan oleh diduga anggota Polri,” kata Ady saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (25/2/2021).
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







