Moeldoko memperingatkan pihak-pihak yang menudingnya merencanakan kudeta partai Demokrat, agar tidak terus menekannya.
“Jadi janganlah menekan-nekan saya. Saya diam, jangan menekan-nekan dan saya ingin mengingatkan semuanya ya,” katanya.
Menurut Moeldoko apabila terus ditekan ia bisa mengambil sejumlah tindakan untuk meresponnya.
BACA JUGA:
Tanggapi AHY Soal Gerakan Kudeta Partai Demokrat, Moeldoko: Jangan Dikit-dikit Istana!
Karena ia sama sekali tidak tahu menahu isu kudeta tersebut.
“Jadi saya berharap jangan menekan saya seperti tadi saya katakan, saya tidak tahu situasi itu, saya pesan seperti itu saja karena saya punya hak seperti apa yang saya yakini. Itu saja makasih,” pungkasnya.
@SBYudhoyono “ Ini sumpah saya, kesetiaan terhadap Partai ini adalah darah saya, milik saya yg paling berharga di bawah kesetiaan saya kepada Bangsa dan Negara Yang tercinta.” Jakarta 22 Februari 2021 pic.twitter.com/XwCIfyfc9B
— Imelda Sari (@isari68) February 24, 2021
Sebelumnya melalui keterangan video, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membenarkan bahwa Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) berkirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
Surat itu dikirim akibat ada dugaan pelibatan pejabat tinggi pemerintahan yang dekat dengann Presiden Jokowi mendukung Gerakan Pengambilan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD).







