Peserta KLB Berontak, Moeldoko Cs Cuma Bayar Rp5 Juta dari Janji Rp 100 Juta, Nazaruddin Turun Tangan

Kejanggalan lain di KLB Deli Serdang yang diungkap Gerard adalah proses pemilihan Ketua Umum Moeldoko.

Dalam proses pemilihan Ketum di KLB dilakukan secara voting. Pimpinan sidang menanyakan kepada para peserta KLB siapa sosok yang diinginkan menjadi ketua umum untuk kemudian dipilih.

“Ketika ditanya siapa yang akan dipercayakan untuk menjadi ketua umum para peserta berteriak Pak Moeldoko. Ditanya siapa lagi yang cocok, peserta berteriak Marzuki Ali, dicatat pimpinan sidang dalam hal ini Pak Joni Allen,” kata Gerald.

BACA JUGA :
SBY Bongkar Akalan-akalan Moeldoko Jadi Ketum Partai Demokrat : Ubah AD/RT Sesuai versi KLB

Setelah mendapatkan dua nama untuk menjadi calon ketua umum, lanjut dia, Pak Joni Allen melakukan voting ke peserta.

“Yang mendukung Pak Moeldoko mana, semua berdiri angkat tangan ke atas yang pilih Pak Moeldoko,” ujar Gerald.

Kepala KSP Moeldoko terpilih jadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam KLB di Deli Serdang Sumut, Jumat (screenshot YouTubeKompasTV)

Kemudian Jhoni Allen menanyakan siapa lagi yang cocok sebagai ketua umum, peserta berteriak Marzuki Ali.

“Siapa yang memilih Pak Marzuki Alie berdiri lagi peserta angkat tangan kita pilih Pak Marzuki Alie tiba-tiba Pak Jhoni Allen langsung mengetuk Palu bahwa yang terpilih Ketua Umum dalam Kongres Luar biasa ini adalah Pak Moeldoko,” ujarnya.

KLB kemudian menetapkan KSP Moeldoko Ketua Umum Demokrat menggantikan AHY yang dinyatakan demisioner. Sedangkan Marzuki Alie diangkat jadi Ketua Dewan Pembina Demokrat versi KLB.

Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *