Menjelang Ramadhan, Kapolda menyatakan kondisi di Kalsel sangat kondusif, semua warga masyarakat Kalsel nuansanya sangat agamis. “Suasana masyarakat sangat baik, kondusif sangat menghormati Ramadan. Kegitan sehari hari tetap jalan, tetapi jangan lupa tetap mengacu pada protokol kesehatan 5M,” imbau Riwanto.
Sementara itu, Pj GUbernur Kalsel Safrizal, menyebut bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar sebagai tindakan terkutuk dan mengaku prihatin terhadap para korban.
BACA JUGA :
Ledakan di Gereja Katedral Makassar, Diduga Bom Bunuh Diri, Layar CCTV Tertutup Asap dan Bergetar Keras
“Tindakan ini tindakan terkutuk. Tidak ada dalam ajaran umat Islam untuk boleh meledakkan diri ataupun meledakkan orang lain. Masyarakat harus tetap tenang,” katanya.
Safrizal berharap kejadian serupa tidak terjadi di Kalimantan Selatan yang religius, tenang, banyak ulama-ulama besarnya.
“Walaupun demikian, kita tetap harus waspada, kalau ada pihak yang mengajak, Islam yang tidak benar agar punya benteng, punya pertahanan. Bertanyalah dengan guru-guru, ulama besar yang ada di Kalsel. Tidak ada ajaran seperti itu,” ujar Safrizal.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







