BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Ketua DPRD Kalsel H Supian HK mengaku prihatin dengan terjadinya kasus pemukulan diduga dilakukan tim sukses pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor urut 02 kepada warga sebelum Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Kalsel 2020.
“Saya prihatin dan menyesalkan mendengar kejadian tadi pagi, apalagi kondisi ini terjadi menjelang pelaksanaan PSU,” katanya kepada awak media di Banjarmasin, Rabu (31/3/2021).
Supian HK menyatakan, sebelumnya dia telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat, khususnya kubu kedua pasangan calon agar menjaga situasi tetap kondusif menghadapi PSU yang akan digelar pada 9 Juni 2021.
BACA JUGA :
Jelang PSU 9 Juni 2021, Ketua DPRD Kalsel Imbau Kubu Birin dan Denny Hentikan Perang Medsos
“Semua harus bisa menahan diri, hentikan perang di medsos, jangan memecah belah persatuan masyarakat Kalsel yang sudah kondusif” ujarnya,
Legislator Kalsel itu mengaku telah menyaksikan rekaman video adu mulut hingga adu fisik antara tim sukses calon gubernur terjadi di masjid.

“Saya sangat prihatian. Terlalu naif menjadikan tempat ibadah sebagai arena politik terselubung, Apalagi di video ada warga yang mengaku tidak saling kenal. Ada apa di balik itu? ujarnya.
Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, dugaan pemukulan itu terjadi di sebuah masjid di Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin, Rabu (31/3/2021) pagi, usai Salat Subuh.







