Supian juga meminta polisi memproses secara hukum kejadian tersebut, agar bisa menimbulkan efek jera bagi kedua pasangan calon.
Klarifikasi Haji Denny
Sementara itu Haji Denny memberikan klarifikasi atas kejadian dugaan pemukulan tersebut melalui rekaman suara yang beredar di kalangan awak media, Rabu (31/3/2021) sore.
Menurut Haji Denny, seperti biasa dirinya seperti biasa melakukan Subuh keliling, salah berjamaah dan berjamaah tamah dengan jemaah masjid.
BACA JUGA :
Jelang PSU Pilgub Kalsel 2020, Denny-Difriadi Fokus Merebut Hati 266 Ribu Pemilih
“Sedangkan yang terjadi di Masjid Nurul Iman, berdasarkan informasi yang kami dengar, sejak dini hari sudah ada langkah-langkah mencoba mengkondisikan di masjid yang akan kami datangi. Itu terlihat dari adanya sejumlah warga berkumpul, tidak banyak tapi cukup, saat kami datang ataupun saat meninggalkan masjid. Dan kemudian terjadilah apa yang diberitakan sebagai pemukulan dan seterusnya,” ujarnya..
“Tentang faktanya bagaimana kita serahkan kepada proses hukum pihak kepolisian. Mari kita sama-sama jaga kondisi agar tetap aman, damai dan tidak memperuncing suasana yang dapat merugikan kita semua,” ujarnya.
Penulis : Elpian Achmad
Editor : Elpianur Achmad







