Sekda Banjar HM Hilman, yang memimpin rapat mewakili Bupati Banjar H Saidi Mansyur mengatakan, penataan kawasan Sekumpul untuk memfasilitasi para peziarah ke makam Guru Sekumpul, terutama saat haul.
Pemerintah melakukan berbagai pembenahan dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah di kawasan Sekumpul, yang menjadi salah satu icon Kota Martapra khususnya dan Kalimantan Selatan umumnya.
Hilman mengatakan, pelaksanaan pekerjaan penataan kawasan Sekumpul dimulai pada 2021 dan diperkirakan akan selesai pada 2023.
BACA JUGA :
Pemkab Banjar Dapat Kuota 40 Putra Daerah Penerimaan Bintara Polri Jalur MoU dengan Polda Kalsel
Sedangkan pendanaan untuk penataaan Sekumpul Martapura diperkirakan sebesar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar yang berasal dari APBN.
“Pelaksanaan penataan kawasan Sekumpul ini dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama mulai dari depan yakni Jalan A Yani hingga jembatan irigasi,” kata Sekda Banjar.
Pada rapat koordinasi, masing-masing peserta yang hadir memberikan masukan dan saran, agar bisa terbangun persepsi yang sama tentang pembangunan infrastruktur di wilayah Sekumpul Martapura.
Sebelumya, menurut Anggota DPR RI Rifqynizami Karsayudha, kawasan Sekumpul Martapura Kabupaten Banjar akan direvitalisasi. Pembangunan akan dimulai pada 2021 dan direncanakan rampung pada 2023 mendatang.
“Pada tahap awal Kementerian PUPR mengucurkan dana APBN sekitar Rp 70 miliar. Hingga 2023 mendatang diperkiran dana yang dibutuhkan Rp 200 sampai Rp 250 miliar,” ujarnya saat silaturahmi dengan Bupati Banjar H Saidi Mansyur, Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al-Habsy, Sekda Banjar, pejabat lainnyadi Mahligai Sultan Adam lantai I Martapura, Senin malam (19/4/2021).
Rifqy menjelaskan kawasan Sekumpul juga berpotensi menjadi destinasi wisata religi skala nasional karena banyak dikunjungi peziarah, terutama saat Haul Guru Sekumpul. (MC Kominfo Banjar)
Editor : Elpianur Achmad







