UAS Bersama Masjid Jogokaryan Galang Donasi Beli Kapal Selam Pengganti KRI Nanggala

UAS tak lupa mencantumkan nomor rekening Bank Syariah Indonesia (BSI) 7202002298 atas nama Masjid Jogokariyan. Dia juga menempel nomor WhatsApp 081311351136 untuk konfirmasi donasi.

Sebelumnya, KRI Nanggala 402 hilang kontak saat menggelar latihan di perairan Bali, Rabu (21/4/2021). Kapal selam buatan Jerman 40 tahun lalu itu membawa 53 awak.

Usai pencarian berhari-hari, TNI menyatakan KRI Nanggala-402 tenggelam ke kedalaman lebih dari 800 meter dan terbelah tiga bagian. TNI juga menyatakan 53 awak di dalam kapal selam itu meninggal.

BACA JUGA :
KRI Nanggala 402 Ditemukan Terbelah Tiga, Panglima TNI : 53 Awak Kapal Selam Gugur

Presiden Joko Widodo memberi penghargaan Bintang Jalasena kepada seluruh kru kapal. Dia juga memastikan anak-anak prajurit itu akan disekolahkan hingga sarjana.

Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 melaksanakan salat berjamah sebelum berlayar beberapa waktu lalu. (twitter.com)

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Al Muzammil Yusuf mengatakan, ajakan patungan beli kapal selam oleh penceramah kondang itu adalah bagian dari nilai konstitusionalitas sebagai warga negara yang diatur di dalam Pasal 30 UUD 1945 terkait dengan hak dan kewajiban warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara

“Gerakan ‘patungan beli kapal selam’ ini belum tentu cukup, karena harga kapal selam yang ada saat ini sangatlah mahal. Akan tetapi paling tidak gerakan ini dimaknai sebagai bagian dari koreksi publik kepada pemerintah,” terang Muzammil, yang juga menjabat Ketua Polhukam DPP PKS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *