Di awal babak kedua, giliran sundulan Kai Havertz hasil umpan silang Cesar Azpilicueta masih membentur mistar gawang Thibaut Courtois.
Madrid terus dalam tekanan Chelsea pada 10 menit pertama babak kedua. Di menit ke-52, giliran sundulan Thiago Silva yang mengancam Los Blancos.
Dilansir dari CNNIndonesia.com, Mason Mount menyia-nyiakan kans Chelsea unggul 2-0 pada menit ke-54 setelah tendangannya melayang di atas gawang, meskipun sudah berhadapan dengan Courtois.
BACA JUGA:
Hasil Liga Champions: Singkirkan Dortmund 2-1, Manchester City vs PSG di Semifinal
Havertz kembali belum bisa mencatatkan namanya di papan skor meski sudah satu lawan satu dengan Courtois. Pada menit ke-59, tendangan Havertz diblok Courtois.
Los Blancos mencoba memberikan ancaman kepada Chelsea di menit ke-64, tetapi tendangan Eden Hazard dari dalam kotak penalti bisa digagalkan Edouard Mendy.

Tiga menit berselang, peluang N’Golo Kante digagalkan pertahanan Madrid.
Madrid seperti kehilangan ide dalam menyerang Chelsea. Hampir tidak ada peluang-peluang terbaik Los Blancos di pertengahan babak kedua.
Solidnya pertahanan Chelsea membuat lini serang Madrid frustrasi. Ditambah lagi, sektor tengah Madrid kalah bersaing dengan tuan rumah bermain cepat dan agresif.
Menjelang babak kedua berakhir, Mason Mount menambah keunggulan Chelsea menjadi 2-0 di menit ke-85 setelah menerima umpan Christian Pulisic. Skor tersebut tidak berubah hingga laga usai, Chelsea menang 2-0 atas Madrid dan lolos ke babak final Liga Champions.







