“Kami berharap wisatawan yang akan masuk ke distinasi DIY menggunakan reservasi secara online melalui aplikasi visiting jogja. Dalam waktu dekat kami akan memgirim surat kepada semua industri dan semua OPD di Indonesia mengenai kewajiban reservasi online melalui aplikasi visiting Jogja,” katanya.
Sistem pengelolaan wisata Jogya tersebut direspon positif oleh Wakil Ketua Komisi II, Hj Dewi Damayanti Said.
Dia berharap pemaksimalan teknologi informasi semacam aplikasi Visit Jogja ini juga dapat diterapkan di Kalsel, untuk mendata sirkulasi jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kalsel,
“Selain itu juga, aplikasi tersebut dapat membantu wisatawan untuk mencari destinasi wisata dan penginapan secara online. Hal ini tentu sangat bermanfaat bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Kalsel ke depannya,” kata Dewi Damayanti. (hmsDPRDKalsel)
Editor : Elpian Achmad







