Pada partai 16 besar, Lampard tak lagi ada di kursi pelatih. Posisinya digantikan Thomas Tuchel. Berada di bawah arahan Tuchel, London Biru meraih kemenangan 1-0 dan 2-0 atas Atletico Madrid.
Langkah klub milik Roman Abramovich berlanjut ke perempat final dengan bertemu FC Porto. Menang 2-0 di leg pertama membuat kekalahan 0-1 di leg kedua tak berpengaruh.
Di semifinal giliran pengumpul trofi Liga Champions terbanyak Real Madrid yang Chelsea singkirkan. Setelah imbang 1-1 melawan Real Madrid di Spanyol, Chelsea menang 2-0 saat menjamu Los Blancos.
BACA JUGA :
Hasil Liga Inggris, Kalahkan Burnley 3-0, Liverpool Masuk Zona Liga Champions
BACA JUGA :
Hasil Liga Champions: Singkirkan Dortmund 2-1, Manchester City vs PSG di Semifinal
Langkah Chelsea ke final, kalah mentereng dibandingkan Manchester City. Dibanding Man City yang menorehkan 11 kali menang dan sekali imbang, Chelsea mengemas delapan kali menang, tiga kali imbang dan sekali kalah.

Produktivitas Chelsea pun tertinggal tiga gol dari Man City yang mencetak 25 gol. Jumlah kebobolan kedua kesebelasan sama-sama empat membuat laga final sempat diprediksi bakal berjalan ketat.
Kendati tercoreng kekalahan melawan Porto, Chelsea mampu membuktikan sebagai juara dan menundukkan Manchester City yang cukup difavoritkan.
Gelar Juara Liga Champions Chelsea makin lengkap setelah tengah N’Golo Kante menjadi pemain terbaik.
Penulis : Elpian
Editor : Elpianur







