Jika pemain Juventus tersebut diperlakukan terlalu istimewa dan mengabaikan pemain lainnya, bencana kekalahan niscaya menerpa.
“Apa cara terbaik untuk menghentikan Ronaldo? Sebagai sebuah tim. Itu selalu menjadi kekuatan kami. Saya tahu media fokus pada Cristiano tetapi mereka memiliki begitu banyak kualitas,” kata Toby Alderweireld, dilansir dari UEFA.
BACA JUGA:
Hasil Liga Eropa: Villarreal Juara, Singkirkan Manchester United Lewat Adu Penalti
“Kami tidak boleh meremehkan Bernardo Silva. Dia pemain luar biasa, dan ada juga Diogo Jota. Mereka memiliki banyak pemain yang bisa mencetak gol entah dari mana. Kami tentu tidak meremehkan mereka,” ucap pemain Tottenham Hotspur ini sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com.
Pelatih Belgia, Roberto Martinez, menyebut para pemainnya termotivasi dengan kondisi Portugal saat ini.
Belgia ingin menyingkirkan juara bertahan Euro ini lebih cepat dan mengukir sejarah baru bagi Belgia menjadi kampiun Eropa untuk pertama kalinya.
“Kami termotivasi dan fokus. Inilah tujuan kami melakukannya. Saya merasakan banyak kegembiraan dan energi di grup. Portugal adalah tim yang cepat beradaptasi dengan keadaan,” ucap Martinez saat jumpa pers pada Sabtu (26/6/2021).
Jika di kubu Portugal keberadaan Ronaldo jadi sorotan, di kubu Belgia Kevin de Bruyne yang disorot.
Gelandang Portugal Joao Moutinho, menyebut pemain Manchester City tersebut tak boleh diberikan ruang bebas saat pertandingan.
“[Kevin] De Bruyne bukan satu-satunya pemain berbahaya [Belgia], tetapi jika dia memiliki ruang dia akan lebih berbahaya. Jika Belgia mendapat ruang bebas, mereka akan bermain dengan tenang dan itu akan mempersulit pekerjaan kami,” ucap Moutinho.







