BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Hadapi kejahatan melalui internet atau dunia siber yang semakin meningkat, jajaran Dit Intelkam Polda Kalsel merangkul Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel, dan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat.
Kejersama ketiga instansi tersebut dilakukan dengan menjalin sinergi dalam rangka penguatan, pemeliharaan keamanan di bidang siber, dan keamanan teknologi informasi.
BACA JUGA:
Komitmen Perangi Hoax, Dit Intelkam Polda dan JMSI Kalsel Jalin Kesepakatan
BACA JUGA :
JMSI Jatim Paparkan Peran Media Tangkal Hoax dan Radikalisme: Sajikan Berita Sesuai Fakta
Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh masing-masing pihak, di aula Diskominfo Kalsel, Banjarbaru, Selasa (6/7/2021).
Panit III Subdit Kamsus Dit Intelkam Bidang Siber Polda Kalsel, IPDA Muhammad Dicky Khairil mengatakan, bahwa saat ini tindak kejahatan melalui internet sangat marak, seiring dengan meningkatnya penggunaan internet di kalangan masyarakat.
“Untuk menangani kejahatan siber di Kalimantan Selatan saat ini pihak kami melakukan tindakan preventif seperti memberikan edukasi kepada masyarakat,” kata IPDA Dicky.
IPDA Dicky berharap, DIT Intelkam Polda Kalsel dapat memperkuat keamanan siber, dengan dukungan dari Diskominfo Kalsel dan Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat.
“Semoga tingkat keamanan siber di wilayah Kalsel lebih handal lagi dengan dukungan bantuan dari Diskominfo Kalsel dan SDM Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat,” harap IPDA Dikcy.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai menjelaskan pihaknya telah membentuk tim Computer Security Incident Response Team (CSIRT) yang bertugas menangani permasalahan keamanan Siber di tingkat provinsi.
“Ke depan kami akan mengembangkan CSIRT di Kabupaten/Kota, dan mendorong mereka untuk melakukan MoU serupa dengan Polres setempat, sehingga ketika ada serangan siber bisa ditanggulangi dengan cepat,” kata Rifai.







