Sementara itu Sekda Banjar HM Hilman memaparkan inovasi “Gebraks” yakni berangkat dari persoalan pencemaran sungai akibat limbah masyarakat dan lingkungan permukiman tepian, sehingga sungai kurang layak.
Dikatakan, pencemaran sungai sudah menjadi permasalahan lama yang belum terpecahkan karena budaya masyarakat cenderung restricted.
BACA JUGA:
Bupati Banjar Saidi Mansyur Berharap Kartu Kendali LPG 3 Kg Bersubsidsi Tepat Sasaran
“Oleh karena itu Dinas PUPR Banjar mengeluarkan kebijakan inovasi Gerakan Bersama Realisasi Akses Sanitasi dengan beberapa tujuan di antaranya mengurangi pencemaran air sungai Martapura yang disebabkan air limbah domestik khususnya limbah tinja manusia.
Inovasi Gebraks juga mewujudkan partisipasi aktif pemerintah pusat, kabupaten dan desa, BUMD, swasta serta masyarakat dalam penyelenggaraan prasarana dan sarana air limbah yang baik,” paparnya.
Tampak hadir mendampingi bupati, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banjar Azwar, Kadis PUPR Banjar Solhan, Kepala Bappeda Litbang Banjar Galuh Tantri Narindra. (MC Kominfo Banjar)
Editor : Elpian Achmad







