Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Imam Suprastowo mengatakan, pemberlakuan PPKM Level 4 di beberapa wilayah Kalimantan Selatan memberikan dampak yang luar biasa terhadap pelaku usaha.
“Dampak yang dirasakan oleh pelaku usaha sudah berlangsung sejak awal pembatasan kegiatan masyarakat untuk memutus pandemi Covid-19.
Tidak hanyak pengusaha kecil, akan tetapi semua sektor pengusaha terdampak,” katanya.
BACA JUGA:
Banjarmasin Resmi Tetapkan PPKM Level IV Mulai Besok, Mal Tutup, Sekolah Kembali Online
BACA JUGA :
Presiden Joko Widodo Resmi Perpanjang PPKM Darurat Lima Hari Hingga 25 Juli 2021
Imam Suprastowo menjelaskan pelaku usaha besar maupun petani sudah terdampak perekonomian, bahkan hasil panen masyarakat di daerah Jawa Timur tidak laku di pasaran.
Hal tersebut, ujarnya, juga tidak menutup kemungkinan untuk wilayah Kalimantan Selatan mengalami nasib yang sama, mengingat perekonomian masyarakat sedang menurun.
“Pendapatan tetap hanya ASN dan sejenisnya, sedangkan yang lain mengalami penurunan,” ujarnya.
Menurut dia, dampak perekonomian terhadap masyarakat harus mendapatkan perhatian, sehingga terlahirnya solusi untuk mengatasi.
Terkait kabar Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian memberikan bantuan terhadap masyarakat.
Lebih lanjut, bantuan tersebut ditujukan kepada siapa saja, sedangkan yang terdampak PPKM ataupun PSBB seluruh masyarakat menjadi imbas.
“Semua pengusaha terdampak, karena hasil penjualan menurun drastis,” katanya.
Iman Prastowo berharap aktivitas pelaku usaha tetap dapat berjalan, dengan penerapan protokol kesehatan lebih diperketat. Misalnya, memberi jarak tempat duduk minimal 1 meter.
“Tempat usaha boleh buka, asal menerapkan protokol kesehatan ketat dan jarak duduk 1 meter serta tidak ada yang berhadapan,” katanya
Imam Prastowo juga mengingatkan kepada pelaku usaha yang masih melanggar ketentuan akan diberikan teguran sampai dengan sanksi.
Penulis : Eep
Editor : Elpian Achmad







