Di poin-poin kritis Greysia/Apriyani sempat lengah hingga Chen/Jia mendekat 17-19. Titik balik bagi ganda Indonesia terjadi saat smes Jia menyangkut net hingga posisi game point 20-18.
Pasangan Indonesia Greysia/Apriyani akhirnya merebut gim pertama 21-19 cabang Bulutangkis Tokyo Olympics 2020, setelah pukulan Chen keluar.
Di awal gim kedua Greysia/Apriyani kembali tampil baik dengan unggul 3-1. Momen luar biasa Greysia/Apriyani terjadi saat merebut poin 5-2 setelah pertahanan ganda putri Indonesia itu tidak mampu ditembus Chen/Jia.
BACA JUGA:
Hasil Spain Master 2021: Kalahkan Wakil Denmark, Putri KW Juara Tunggal Putri Indonesia
Perlahan namun pasti, Greysia/Apriyani sempat menjauh 8-3, tapi kemudian Chen/Jia mendekat hingga 6-8. Lagi-lagi Greysia/Apriyani mampu bangkit dan memimpin 11-7 saat interval setelah Chen beberapa kali melakukan kesalahan.
Sejarah tercipta, emas pertama untuk ganda putri Indonesia sepanjang sejarah olimpiade!
Selamat, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu!
ALhamdulillah Ya Allah#Tokyo2020 #Olympics2020 pic.twitter.com/DC5IPvw18w
— Marlina ▪ mawar 🌹 (@marlina_idha) August 2, 2021
Berada di atas angin, usai interval Greysia/Apriyani bisa bermain lebih tenang hingga berhasil menjauh dengan skor 15-9. Berada di bawah tekanan, membuat Chen/Jia lebih sering melakukan kesalahan sendiri.
Greysia/Apriyani terus memimpin jauh hingga 19-10 karena permainan sabar yang luar biasa. Padahal di satu titik Greysia sempat mengganti raket karena senarnya putus.
Chen/Jia sempat mendekat 14-19, tapi Greysia/Apriyani kemudian memastikan kemenangan 21-15 setelah pukulan Jia melebar.
Greysia/Apriyani akhirnya mencetak sejarah sebagai ganda putri pertama Indonesia yang merebut medali emas Olimpiade sekaligus memberi emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo (Tokyo Olympics) 2020.
Penulis : Eep
Editor : Elpian Achmad







