BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Komisi I DPRD Kalsel mendorong KPID Kalsel untuk segera mensosialisasikan penerapan Analog Switch Off (ASO) atau migrasi siaran TV analog ke digital mengingat tahun 2022 sudah harus dimulai.
“Komisioner KPID segera bersiap-siap memprogramkan penggunaan migrasi siaran TV analog ke digital karena tahun 2022 sudah harus dimulai,” kata Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas saat audiensi dengan KPID Kalsel (4/8/2021).
BACA JUGA :
7 Komisioner KPID Kalsel Periode 2021-2024 Diumumkan di Paripurna DPRD, Berikut Nama-namanya
BACA JUGA:
Ketua DPRD Supian HK Sebut 7 Calon KPID Sudah Final, Suripno Sumas Pastikan Tak Ada Titipan
Sedangkan terkait penentuan ketua KPID, kata Suripno, Komisi I telah menyerahkan keputusan kepada tujuh komisioner untuk dapat menentukan pemimpin nantinya.
“Kita berpesan pilihlah dari tujuh komisioner ini yang terbaik,” ucapnya
Menurut Suripno, ada hal yang perlu harmonisasi konsultasi serta koordinasi ke instansi terkait baik DPRD, Kominfo serta KPI Pusat sehingga perlu mereka yang terampil dan punya pengalaman agar bisa menjembatani tugas KPID Provinsi dengan pemerintah pusat.
Komisioner KPID Kalsel Muhammad Farid Soufian mengatakan, pihaknya akan berupaya agar dapat mengoptimalkan kinerja, supaya migrasi siaran TV analog ke digital di Kalsel dapat diketahui khalayak luas.
KPID Kalsel juga menginginkan sewa mux (set of box, Red) komponen untuk input dan output siaran digital di Kalsel tidak membebani masyarakat.
“Kita ingin ke depan sewa mux ini tidak membebani masyarakat,” ujar Soufian.







