BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Proyek pembangunan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin yang ditawarkan Pemprov Kalsel, menarik minat Perusahaan investor asal Korea Selatan (Korsel).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira mengatakan, investor asal Korea Selatan itu sudah melakukan menjajakan awal belum lama tadi.
“Mereka melirik pengerjaan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin.
Kita sudah melakukan MOU dengan mereka,” kata Fajar Desira, lewat pesan Whatsapp, Kamis (2/9/2021).
BACA JUGA :
Terkendala Anggaran, Pemprov Kalsel Tawarkan Proyek Jalan Tol Banjarbaru-Batulicin ke Investor
Menurut dia, untuk nilai investasi, perusahaan asal Korea itu siap mendanai pembangunan sebesar Rp 1,2 triliun.
“Duit sebesar itu rencana akan dipakai untuk mengaspal jalan Banjarbaru-Batulicin. Secara dominan aspal,” jelas Fajar.
Walau sudah dilirik investor, katanya, proses pengerjaan jalan bebas hambatan atau jalan tol pertama di Kalsel itu masih lama.
Pemerintah kata Fajar akan membentuk tim Kerjasama Antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) terlebih dahulu baru kemudian proses pengadaan KPBU dan sebagainya.
Diketahui, proyek jalan tol Banjarbaru-Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, sepanjag sekitar 125 kilometer hingga tahun 2021 ini belum tuntas pembangunannya.
Progres pelaksanaan proyek sejak tahun 2019 sudah menyelesaikan empat buah jembatan. Pada 2020 dilanjutkan lagi pembangunan empat buah jembatan dengan alokasi anggaran sekitar Rp40 miliar.
Pembiayaan yang dibutuhkan untuk menuntaskan pembangunan jalan bebas hambatan tersebut sekitar Rp 4 triliun.







