Pemprov Kalsel Anggarkan Rp 600 Juta untuk Pengamanan Atlet di PON 2020 Papua

Orang nomor satu di DPRD Kalsel tersebut mengatakan, selain Kalsel, setiap provinsi diminta untuk mengirimkan pengamanan dan pengawalan atlet dalam rangka mensukseskan PON 2020 Papua.

“Papua berbeda dengan provinsi lain, yang dinilai cukup rawan, daerah konflik dan perlu pendampingan keamanan,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan, soal dana PON 2020 Papua yang ada disesuaikan dengan keperluan dan jumlah atlet yang akan dikirim.

BACA JUGA :
Ketua KONI Bambang Heri Purnama : Kalsel Ikuti 25 Cabang Olahraga di PON 2020 Papua

“Saat ini, semua kegiatan kita kekurangan dana karena Covid-19 dan refocusing. Jadi nanti secara teknis dana yang ada akan disesuaikan dengan jumlah atlet yang bakal berangkat ke PON Papua,” ujarnya, pada Peringatan Haornas di Mahligai Pancasila, Kamis (9/9/2021).

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Kadispora Kalsel Hermansyah dan jajaran pada Peringatan Haornas di Mahligai Pancasila, Kamis (9/9/2021). (Kalimantanlive.com/ Eep)

Mengenai target 14 medali emas Kalsel di PON Papua, menurut Paman Birin cukup realistis, tim yang menargetkan tentu mengetahui potensi atlet yang diturunkan.

“Tim pelatih yang mengerti kualitas dan kemampuan para atlet, mereka yang tahu anak-anaknya mampu bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Orang nomor satu di Pemprov Kalsel tersebut mengingatkan kepada seluruh atlet Kalsel yang akan bertarung di PON Papua, agar giat berlatih sehingga mampu berprestasi di tingkat nasional.

“Tidak ada kata lain sebuah pertandingan, maju dengan persiapan turun dengan kehormatan. Berlatih, berlatih dan terus berlatih,” kata Paman Birin.

Penulis : Eep
Editor : Elpianur Achmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *