Mudahkan Masyarakat, Legislator Kalsel Yani Helmi Gelar Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kediaman

BANJARMASASIN, KALIMANTANLIVE – Wakil Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi melakukan terobosan menggelar kegiatan vaksinasi COVID-19 di kediamannya di Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (18/9/2021) pagi.

Yani Helmi mengatakan dirinya sengaja memfasilitasi kegiatan vaksinasi di masyarakat dengan bekerja sama pihak terkait untuk mendukung percepatan penanganan COVID-19 khususnya program vaksinasi.

“Kegiatan ini merupakan hal yang luar biasa dalam artian kolaborasi yang baik antara Pemerintah Daerah, Kepolisian Daerah Kalsel, dan Anggota DPRD Kalsel sehingga pada hari ini bisa kita laksanakan vaksinasi di Jalan Sungai Jingah ini,” katanya.

BACA JUGA: Yani Helmi Minta Program Vaksinasi Massal di Tanbu Jadi Prioritas Selama PPKM Level 4

Menurut Anggota Komisi II DPRD Kalsel yang akrab disapa Paman Yani, kegiatan ini dilaksanakan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi COVID-19, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Utara dan sekitarnya.

Diharapkan, kata dia, vaksinasi itu dapat mempercepat terbentuknya kekebalan komunitas (herd immunity) untuk memutus mata rantai penularan virus COVID-19.

Anggota Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi menggelar vaksinasi Covid-19 di kediamannya. (istimewa)

“Seperti yang pernah saya sampaikan, vaksinasi ini tidak begitu masif seperti yang diinginkan oleh masyarakat. Hal itu sudah kami komunikasikan kepada Gubernur Kalsel sehingga Beliau memerintahkan agar vaksinasi dipercepat dengan menggandeng Polda Kalsel, Dinkes Kalsel dan Puskesmas Sungai Jingah. Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik,” kata Yani Helmi

Politisi Partai Golkar Kalsel itu berharap ketersediaan, kecukupan dan kegiatan vaksinasi di Kalsel ini bisa dilaksanakan secara konsisten sehingga masyarakat mendapatkan vaksinasi lengkap, baik dosis pertama maupun kedua.

“Yang terjadi sekarang di tengah masyarakat, apalagi di Dapil saya di Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru, kalau vaksinasi dosis pertama saja, tidak vaksinasi dosis kedua,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *