“Di babak pertama ball possession Borneo menang,” ujar Yudi kepada TribunJabar.id, Kamis (23/9/2021) malam.
Persib Bandung yang selalu mengandalkan lapangan tengah, menurut Yudi, ternyata menjadi kelemahan.
Sebab tim Pesut Etam sudah bisa membaca jalannya permainan dan membuat Persib kesusahan untuk menerobos lini belakang Borneo FC.
“Persib sendiri cara bermainnya kebaca, selalu main di tengah. (Marc) Klok ke (Mohammed) Rashid, Rashid ke Beckham (Putra Nugraha), Beckham ke Febri (Hariyadi). Enggak ada improvisasi bermain. Misalnya melakukan serangan kiri dan kanan,” tuturnya.
Menurut Yudi, kembalinya Wander Luiz menjadi penyerang murni di pertandingan ini membuat Persib Bandung jarang melakukan crossing ke dalam kotak pinalti.
“Mungkin tidak memainkan crossing karena hanya Wander Luiz, tidak ada pemain jangkung dan insting pencetak gol seperti (Geoffrey) Castillion,” ucap Yudi.
Yudi sebenarnya mengharapkan Persib bermain dengan skema 4-4-2 seperti saat tampil di Liga 1 2020.
Dua penyerang diisi duet Wander Luiz dan Castillion
Namun, Persib tak bisa memainkan Castillion pada laga melawan Borneo FC. Ezra Walian juga ditinggal di Bandung karena masalah kebugaran.
Persita vs Bali United
Semua mata bakal tertuju pada skuat mahal Bali United, saat laga pekan ke-4 kontra Persita Tangerang Jumat 24 September 2021 di Stadion Pakan Sari Bogor.
Skuat asuhan pelatih Stefano Cugurra Teco akan meladeni tuan rumah Persita Tangerang yang dilatih eks pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro pada lanjutan Liga 1 Indonesia 2021-2022.
Serdadu Tridatu tampil full team.
Pemain naturalisasi Stefano Lilipaly telah gabung dan sempat tampil saat laga kontra Persib Bandung mengganti Yabes Roni menit 86.







