BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE – Sedikit demi sedikit fakta rombongan motor gede (mode) yang melintas tanpa izin di Jembatan Alalak Banjarmasin mulai terungkap.
Ternyata touring rombongan moge tersebut berani melintas di Jambatan Alalak karena mendapat pengawalan petugas kepolisian.
Hal tersebut terlihat dari rekaman video berdurasi 2 menit 15 detik diunggah akun Mas Treis 12 di YouTube yang saat ini beredar luas.
Tunggu Peresmian, Ketua DPRD Kalsel Supian HK Minta Jembatan Alalak 1 Banjarmasin Dibuka Terbatas
TERUNGKAP Alasan Rombongan Moge HDCI Kalsel Melintasi Jembatan Alalak I, Ini Fakta-faktanya
Padahal hingga saat ini Jembatan Sungai Alalak baru itu masih ditutup dan kendaraan tidak diperkenankan melintas tanpa izin resmi pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin.
Tayangan video itu pun bertolak belakang dengan keterangan Humas Polda Kalsel sebelumnya.
Dalam video tersebut tampak seorang berseragam polisi berpangkat melati satu mengatur barisan rombongan moge di oprit jembatan dari arah Banjarmasin menuju Barito Kuala (Batola).
Dalam video juga memperlihatkan seperti petugas pengawal (Patwal) Polisi Lalulintas.
Seperti dikutip di klikkalsel.com, pada durasi detik ke 15, terlihat dua orang mengendari motor voorijder berstiker polisi berada di posisi paling depan iringan-iringan rombongan motor moge tersebut.
Saat dikonfirmasi awak media, Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Mochamad Rifa’i turut menyaksikan rekaman video tersebut. Namun Rifa’i mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti video tersebut.
“Coba dikirim (video) ke kami. Akan kami kroscek lagi. Informasi memang masih berkembang ya,” ucapnya di sela silaturahmi bersama awak media, Jumat (24/9/2021) pagi







