Lebih lanjut, Paman Yani menyatakan bersyukur kasus COVID-19 di Kabupaten Kotabaru mulai melandai. Hal ini, menurutnya berkat kerja keras semua pihak termasuk jajaran Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan seluruh masyarakat setempat. Ia berpesan agar tidak terlena dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Ketika kasus COVID-19 melandai, kadang orang terlena. Biasanya kondisi mulai aman, mulai longgar prokesnya. Nah ini yang kita tidak inginkan. Jadi kepada seluruh masyarakat Kotabaru khususnya dan Kalsel umumnya, saya ingatkan bahwa prokes harga mati. Kalau sampai kenapa-kenapa, jangan menyalahkan pemerintah, karena kita sendiri yang longgar dalam prokes, misalnya tidak pakai masker dan berkerumun,” katanya.
BACA JUGA:
Mudahkan Masyarakat, Legislator Kalsel Yani Helmi Gelar Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kediaman
Sementara Kepala Desa Semayap, Hamiah mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Paman Yani.
Apalagi sampai memperhatikan warga yang menjalani isoman. Hamiah mengungkapkan, sesuai laporan puskesmas setempat, saat ini tinggal enam orang lagi yang menjalani isoman.
“Dulu memang agak susah, namun berkat satgas kecamatan bersama aparat desa turun langsung ke lapangan menjelaskan sehingga malah warga yang minta dijemput untuk isoman di tempat yang disediakan pemerintah. Sebagian ada juga masyarakat setempat saling bantu menyediakan makanan untuk keluarga yang isoman,” ujarnya.
Diharapkan kegiatan sosial yang dilakukan anggota Dewan ini dapat menjadi insipirasi dan motivasi bagi semua pihak untuk bersatu dan bahu membahu dalam upaya percepatan penanganan COVID-19 di Kalsel. (NRH)
Editor : Elpian Achmad







