Gara-gara Bocah 6 Tahun, Citilink Mendadak Mendarat Darurat di Palembang, Lampu Indikasi Bahaya Menyala

PALEMBANG, KALIMANTANLIVE.COM – Lampu indikasi peringatan bahaya menyala, pesawat Citilink bernomor QQ 944 terpaksa melakukan pendaratan darurat di Palembang.

Pesawat Citilink ini hendak menuju ke Batam dari Jakata mendarat darurat di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Senin (27/9/2021) sore.

Pendaratan dilakukan dipicu dugaan tuas pintu darurat itu dibuka oleh seorang anak berusia sekitar 6 tahun yang duduk di kursi penumpang membelakangi pintu darurat saat pesawat mengudara.

Namun pihak Citilink sendiri, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut dan masih melakukan investigasi terkait hal itu.

Meski Sudah Dipecat PSI, Viani Limardi Bakal Ikuti Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, “Belum Ada Surat Resmi”

REKAP Hasil Sudirman Cup 2021 – Indonesia Harus Kerja Keras Taklukkan Kanada

JADWAL Liga Champions Malam Ini: Big Match PSG vs Man City, AC Milan vs Atletico Madrid & Real Madrid vs Sheriff

“Sebentar ya, kita sedang lakukan crosscheck dan investigasi atas kejadian tsb (tersebut).

Mohon menunggu statement resmi dari kita ya,” singkat VP Corsec Citilink Diah melalui pesan whatapps kepada Tribun Sumsel.com.

Sementara Executive General Manager KRAT Tommy A Adinagoro enggan menjawab apakah benar penyebab pesawat terpaksa mendarat darurat karena pintu pesawat dibuka oleh salah satu penumpang anak-anak.

Dia hanya memastikan bahwa pesawat terpaksa mendarat darurat karena lampu indikasi bahaya menyala dan saat diperiksa tidak ada apa-apa.

“Hanya lampu indikasi peringatan bahaya saja menyala dan setelah dicek bersama oleh tim teknik kini pesawat sudah meneruskan perjalanan ke Batam,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (27/9/2021).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *