Mengenal Apa Itu mRNA pada Vaksin Pfizer dan Moderna, Benarkah Melindungi dari Penyakit Menular?

KALIMANTANLIVE.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) pada vaksin Moderna dan vaksin Pfizer untuk digunakan di Indonesia.

Kedua vaksin Covid-19 ini, Vaksin Moderna dan Pfizer, merupakan vaksin berbasis messenger RNA (mRNA).

Messenger RNA atau yang juga dikenal sebagai mRNA adalah salah satu jenis RNA (ribonukleat acid) yang ditemukan di dalam sel.

Melansir National Human Genome Research Intitute, dikatakan Lawrence C. Brody, Ph.D., jenis RNA ini seperti kebanyakan RNA, dibuat dalam nukleus dan kemudian diekspor ke sitoplasma di mana mesin translasi – mesin yang benar-benar membuat protein, mengikat molekul mRNA ini dan membaca kode pada mRNA untuk membuat protein tertentu.

Ada 9 Jenis Vaksin Covid-19 yang Beredar di Indonesia, Kenali Perbedaan dan Kekuatannya

Pasien Sembuh Covid 19 di Kalteng Capai 44.196 Orang

VIRAL Kisah Petugas Kesehatan, Lewati Jalan Berlumpur demi Datangi Warga Desa untuk Vaksinasi Covid-19

Jadi secara umum, satu gen, DNA untuk satu gen, dapat ditranskripsi menjadi molekul mRNA yang pada akhirnya akan membuat satu protein spesifik.

Selama beberapa dekade, para peneliti telah mempelajari vaksin berbasis mRNA. Ketertarikan pada vaksin mRNA ini terus berkembang, karena vaksin ini dapat dikembangkan di laboratorium menggunakan bahan yang tersedia.

Ini berarti, prosesnya dapat distandarisasi dan ditingkatkan, membuat pengembangan vaksin lebih cepat daripada metode pembuatan vaksin tradisional.

Menariknya, teknologi vaksin mRNA di masa depan memungkinkan satu vaksin memberikan perlindungan untuk beberapa penyakit, sehingga mengurangi jumlah suntikan yang diperlukan untuk perlindungan terhadap penyakit umum yang dapat dicegah dengan vaksin.

Tahun lalu, setelah informasi yang diperlukan terkait virus corona penyebab Covid-19 tersedia, para ilmuwan mulai merancang instruksi mRNA untuk sel membangun protein lonjakan unik menjadi vaksin mRNA.

Sebelumnya, vaksin mRNA juga telah dipelajari untuk flu, Zika, rabies, dan cytomegalovirus (CMV).
Pendekatan Baru untuk Vaksin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *