CEMBURU Buta Bikin Petaka, Suami Bakar Istri yang Hamil 3 Bulan, Anak Ikut Terluka, Disiram Pakai Bensin

Menurut Kapolres Probolinggo Kota AKBP RM Jauhari, sejak tiga bulan terakhir, SM dan AS sering terlibat cekcok.

“Sekitar tiga bulan terakhir keluarga tersebut memang sering cekcok karena adanya api kecemburuan,” kata Jauhari di Mapolres Probolinggo Kota, Kamis (30/9/2021).

Siram istri dengan bensin

Ternyata pada Rabu malam, pelaku berpapasan dengan istri dan anaknya yang mengendarai motor. Ia pun membuntuti sang istri dan menghentikan SM di tempat kejadian perkara.

Mereka kemudian terlibat pertengkaran. Sang suami meminta korban untuk tidak meninggalkannya, namun sang istri tidak mau. Emosi AS semakin memuncak saat tau istrinya membawa tas berisi pakaian.

JANDA Paling Tajir di Malaysia Cinta Berat dengan Pembatu, Gagal Nikah dengan Berondong karena Putrinya

HASIL Drawing Perempat Final Piala Sudirman 2021: Laga Seru Indonesia vs Malaysia, Tonton Livenya di TVRI

Kebetulan ada penjual bensin eceran di pinggir jalan. Pelaku kemudian membeli bensin dan mengejar korban.

Ia lalu menyiramkan bensin ke atas tas korban yang berisi pakaian. Tas yang terbakar tersebut kemudian menyambar SM dan anaknya.

Teriakan SM didengar oleh Shohib Ansori, warga sekitar. Ia kemudian bergegas mendekati suara dan terkejut saat melihat seorang perempuan terbakar.

Sohib meminta bantuan warga untuk memadamkan api dengan pasir yang dicampur dengan air.

“Saya mendengar suara cekcok sebelumnya hingga pada akhirnya suara teriakan itu muncul. Tak hanya kedua korban, motornya pun juga ikut terbakar,” terang Sohib kepada Kompas.com.

Warga pun menanyakan siapa pelakunya. Sang anak menjawab, pelakunya adalah ayahnya sendiri sembari menunjuk ke arah rumahnya yang dekat dari TKP.

“Sesudah membakar anak dan istrinya, pelaku pulang ke rumah untuk mengambil mobil. Sepertinya mau melarikan diri. Tetapi warga berhasil mengamankannya lebih dulu,” ujar Sohib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *