Jepang dan Italia Termasuk 5 Negara yang Tenggelam dalam Utang Terbesar di 2021, Lalu Indonesia?

Italia berada di pusat pandemi Covid-19 awal Eropa, dan negara itu telah melihat ekonominya dilemparkan ke dalam resesi terburuk sejak Perang Dunia II sebagai akibatnya.

Pada 2020, utang publik bruto Italia diperkirakan mencapai 148,84 persen terhadap PDB, sebesar 3,2 triliun (Rp 45.793 triliun).

Jumlah utang tersebut akan tumbuh karena negara tersebut menerima total 254 miliar dollar AS (Rp 3.634 triliun) dalam bentuk pinjaman dan hibah dari Dana Pemulihan Uni Eropa selama 3 tahun ke depan, untuk berusaha mengatasi dampak ekonomi yang menghancurkan dari pandemi Covid-19.

4. Portugal: rasio utang 130,27 persen terhadap PDB

Portugal adalah salah satu negara Uni Eropa yang tenggelam dalam krisis keuangan yang berlangsung lama pada 2011, tetapi disebutkan bahwa suntikan dana untuk mendorong ekonominya hanya akan tumbuh pada tingkat tercepat dalam 20 tahun pada dekade berikutnya.

Portugal pernah membuat kebangkitan ekonomi yang kuat dan pada 2019 mampu mengumumkan surplus anggaran pertamanya dalam 45 tahun.

Namun, Portugal masih memiliki utang publik yang tinggi sebesar 111,35 persen terhadap PDB tahun itu.

Sebagai negara yang sangat bergantung pada industri pariwisatanya, ekonomi Portugal telah terkena dampak buruk dari pandemi Covid-19. Lalu, pada Oktober 2020 PDB-nya adalah 5,8 persen lebih rendah dari pada periode yang sama di 2019.

Utang negara juga telah tumbuh, membengkak ke perkiraan 130,27 persen terhadap PDB pada 2020. Itu setara dengan 323 miliar dollar AS (Rp 4.617 triliun).

5. Perancis: rasio utang 110,01 persen terhadap PDB

Presiden Emmanuel Macron mengambil keputusan untuk meningkatkan belanja publik pada 2020 sebagai tanggapan atas protes gilet jaunes (rompi kuning) tentang pajak yang tinggi dan standar hidup yang rendah.

Hal itu semakin mendorong Perancis dalam utang nasional yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *