BARABAI, KALIMANTANLIVE.COM – Sebagai daerah rawan banjir, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) melakukan berbagai antisipasi bersamaan datangnya musim penghujan.
Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HST pun melakukan pemantauan perkembangan cuaca, khususnya di wilayah hulu.
Hal itu dilakukan sesuai Peringatan dini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) atas potensi hujan deras di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Kami menyiagakan personel 24 jam di mako BPBD. Siaga secara shift, yaitu 5 orang siang dan 5 orang malam. Petugas juga senantiasa berkomunikasi dengan Sahabat BPBD yang tinggal di daerah rawan bencana di tiga daerah aliran sungai, yaitu sungai barabai, Sungai Batangalai dan Sungai Benawa, sebagai Langkah antisipasi,” kata Kepala Pelaksana BPBD HST, Budi Haryanto, Minggu (3/10/2021).
Pemantauan, kata Budi, juga dilakukan melalui jajaran Orari, sosial media serta grup-grup WA khusus untuk koordinas kebencanaan.
Baca Juga : Eks Bupati Juga Ketua DPW PAN Tewas di Kamar Hotel di Jakarta, Warga Ngamuk Bakar Rumah & Enam Orang Tewas
Baca Juga : Komisi II DPRD Kalsel Dukung Dinas Nakeswan Tala Manfaatkan Lahan Eks Tambang PT Arutmin
“Untuk peralatan penanggulangan, kami puya perahu fiber bermesin, perahu lipat dan perahu karet. Termasuk menyiapkan pengungsian di beberapa lokasi yang tak tersentuh banjir, seperti di kantor-kantor pemerintah yang bertingkat,” katanya.
Sedangkan untuk dapur umum, pihaknya berkoordinasi dengan Tagana Dinsos, obat-obatan dengan Dinkes serta fasilitas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit.
Kemudian, Budi mengimbau masyarakat Kabupaten HST khususnya yang tinggal di bantaran sungai agar tetap tetap siaga dan waspada, jika turun hujan deras. Sebab, perkiraan BMKG, peningkatan curah hujan terjadi di Oktober 2021.
editor : NMD
sumber : banjarmasinpost.co.id







