“Iya benar, bapak meninggal di Jakarta.
Kami kaget dan tak percaya kepergiannya,” kata Nunung lewat telewicara.
Dia menyebut, Abock Busup selama ini tidak mempunyai riwayat sakit serius, dan selalu ceria baik dalam kerja partai mau pun kesehariannya.
“Pintu kamarnya diketok dan didobrak gak dijawab, lalu setelah dibuka petugas hotel, bapak ditemukan terbujur kaku,” jelasnya.
Sementara, kunjungan Abock Busup ke Jakarta untuk urusan internal partai.
Baca Juga : PPKM Banjarmasin Turun Level, Ibnu Sina Tak Ingin Tergesa-gesa Buka Objek Wisata
Abock dalam kunjungannya didampingi sejumlah pengurus DPW PAN Papua.
Hanya, belum diketahui penyebab utama meninggal politisi asal partai berlambang Matahari Terbit ini.
Termasuk juga belum diketahui kapan jenazah dibawa pulang ke Jayapura.
“Anggota masih urus bapak di Jakarta. Kita doakan secepatnya selesai semua dengan lancar,” ucap Nunung, bersedih.
Hingga berita ini ditayangkan, kondisi keamanan di Dekai, Kabupaten Yahukimo mencekam.
Masyarakat yang tak terima kepergian Abock Busup secara mendadak melakukan pembakaran sejumlah rumah.
Asap membumbung tinggi hingga membuat masyarakat pendatang ketakutan.
Informasi yang dihimpun Tribun-Papua.com dari seorang warga yang tak mau disebut namanya, mengatakan situasi tersebut membuat warga tak berani keluar rumah.
Aparat keamanan pun berupaya meredam situsai agar tak melebar.
“Ada orang meninggal di sini. Informasinya kena tembak. Kami ketakutan,” ujar sumber yang dihubungi Tribun-Papua.com.
Kabar duga itu juga diakui Ketua Umum DPP PAN, Zulkifi Hasan mengaku sangat kehilangan kader terbaiknya di Bumi Cenderawasih ini.
“Partai Amanat Nasional (PAN) sekali lagi kehilangan salah satu kader terbaiknya.
Telah berpulang kawan seperjuangan kami, Ketua DPW PAN Papua, mantan Bupati Yahukimo, Saudaraku Abock Busup, karena sakit,” kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan kepada wartawan, Minggu (3/10/2021).







