Atalanta cukup beruntung bisa menghalau setiap serangan yang dilakukan kubu lawan.
Permainan terbuka yang diperlihatkan kedua tim membuat laga kali ini berjalan sengit.
Jual beli serangan tak bisa dihindarkan dimana baik Atalanta dan AC Milan saling melancarkan dengan cepat.
Usaha Atalanta hampir membuahkan hasil jika tendangan Zavata tidak dimentahkan oleh Maignan yang tampil brilian pada awal laga ini.
AC Milan tak mau kalah begitu saja dimana Rafael Leao mencoba menciptakan peluang kepada rekan setimnya.
Bola umpan manja yang dilepaskan Leao yang mengarah ke Rebic hampir saja berbuah peluang emas.
Rebic seharusnya mampu tampil lebih tenang dalam mengkonversikan peluang emasnya.
Brahim Diaz gantian mendapatkan peluang emas setelah menerima umpan dari Rebic.
Baca Juga : Link Live Streaming MotoGP Amerika 2021 di Trans7 dan Fox Sports 2, Bagnaia Start Terdepan, Rossi?
Baca Juga : BREAKING NEWS, Jokowi Resmi Buka PON XX di Papua, Kedatangan 6.442 Atlet yang Dampingi 3.000 Pelatih
Baca Juga : PREDIKSI & Line Up, Man United vs Everton, Setan Merah Tanpa Kapten Tim, Live Mola TV Malam Ini
Hanya saja tembakan mendatar yang diluncurkan pemain asal Spanyol itu bisa dihalau kiper tuan rumah.
Memasuki menit 20 ternyata laga semakin memanas, penyelamatan gemilang dilakukan Maignan.
Kiper berkebangsaan Prancis itu mampu menepis sundulan berbahaya dari Zapata.
Tempo permainan mulai menurun tapi tidak mengurangi permainan atraktif kedua tim yang bertanding.
AC Milan yang mengandalkan Brahim Diaz dalam membangun serangan tampak berbahaya.
Pergerakan lincah dan licin Brahim Diaz membuat lini pertahanan Atalanta menaruh kewaspadaan tinggi.
Atalanta lebih banyak menyerang lewat Malinovsky yang bergerak mobile di lini tengah.
Zavata menjadi target man utama dari setiap pergerakan lini tengah Atalanta.
AC Milan akhirnya berhasil menutup laga babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas.
Hal itu terjadi setelah Sandro Tonali memperlebar jarak skor tim AC Milan atas Atalanta pada menit 42.
Tonali mampu memanfaatkan kesalahan fatal bek lawan dalam menguasai bola dan tanpa segan membobol gawang Atalanta untuk kedua kalinya.







