JATUH Kening Duluan, Atlet Gantole PON XX Ini Tergantung di Atap Rumah, Warga: Tolong Cepat, Pisau!

KALIMANTANLIVE.COM – Atlet gantole PON XX Papua tersangkut di atap rumah warga warga, Minggu (3/10/2021).

Videoanya pun beredar di media sosial dan mendapat respon bermacam-macam dari netizen.

Dari video yang diunggah akun Instagram @medantau.id, terlihat atlet tersebut tergantung di atap dan sejumlah warga berusaha untuk menyelamatkan.

“Tolong cepat, pisau, dua orang naik,” ujar seorang pria yang berusah menyelamatkan atlet tersebut.

Dari penelusuran, atlet itu bernama Khaidir Anas, atlet gantole asal Sumatera Barat.

Baca Juga : BREAKING NEWS – Putra Shah Rukh Khan, Aryan Khan Ditangkap di Kapal Pesiar Lagi Asyik Pesta Narkoba

Baca Juga : Usai Siram Pakai Bensin, Sopir Taksi Nekat Bakar Garasi Berisi 31 Mobil Milik Eks Bosnya, Kerugian Rp 3,2 Miliar

Baca Juga : BREAKING NEWS, Jokowi Resmi Buka PON XX di Papua, Kedatangan 6.442 Atlet yang Dampingi 3.000 Pelatih

Pelatih gantole Sumbar Philips R Sakti mengatakan, setelah mengalami insiden, Khaidir sudah mendapatkan perawatan intensif.

Khaidir juga sudah menjalani tes radiologi dan hasilnya ada tulang punggung yang merenggang.

Selain itu saat terjatuh, yang mendarat pertama kali ke tanah adalah keningnya sehingga menyebabkan lecet dan lebam.

Karena syok, Khaidir juga mengalami sesak napas.

“Hasil ini tentu membuat Khaidir Anas tidak dapat melanjutkan pertandingan di kelas A untuk kategori lintas alam,” kata Philips, dikutip dari Antara.

Dirinya berharap kondisi Khaidir tidak terlalu parah dan bisa membaik dalam waktu dekat.

Penyebab terjatuh

Philips menduga penyebab jatuhnya atlet Sumbar itu bukan karena faktor angin yang kencang, melainkan karena menggunakan layangan yang baru dengan teknologi canggih untuk perlombaan pada Minggu siang.

“Alat ini memiliki mobilitas yang tinggi dan juga liar untuk dikendalikan. Selain itu alat ini mampu membuat atlet menyelesaikan kategori lintas alam dalam waktu yang cepat,” kata dia.

Persoalannya, alat tersebut jarang digunakan Khaidir dalam latihan.

Dulu, Khaidir pernah ingin menggunakan alat ini untuk aero touring yakni dengan ditarik gantole bermotor, tapi gagal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *