Keluhkan Akses ke Pemukiman, Warga Perigi Kecil Banjarmasin Minta Perbaikan Jalan Titian

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Jalan titian berupa kayu yang ada di Jalan Perigi Kecil Rt 13 Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan dikeluhkan warga.

Hal ini tidak lain dikarenakan kondisi titian kayu yang menjadi akses utama warga sekitar ini kondisinya cukup memperihatinkan.

Dari pantauan di lapangan pada Rabu, (6/10/2021) siang, jalan titian kayu sepanjang kurang lebih 200 meter itu berlobang.

Dan apabila dilalui dengan berjalan kaki, maka titian kayu pun bergetar serta menimbulkan bunyi.

Baca Juga :Aulia Rafiqi Disandera, Disetrum, Dirampok dan Diminta Uang Tebusan oleh Begal Modus Anggota Polisi di Jakarta

Baca Juga :KETAHUAN Pesan Cewek via Aplikasi Kencan, Oknum Anggota Satpol PP Pekanbaru Terancam Sanksi Berat

Baca Juga :PLAY OFF Kualifikasi Piala Asia Hari Ini Pukul 19.00 WIB, Laga Timnas Indonesia vs Taiwan Live di Indosiar!

“Sekitar sepuluh tahun sudah kondisinya seperti ini, bahkan bisa lebih,” ujar salah seorang warga sekitar, Aini.

Dijelaskan oleh Aini, warga pun kerap melakukan perbaikan dengan swadaya sendiri, agar jalan titian ini tetap bisa digunakan.

“Kadang kami memperbaiki bersama RT dan orang di kampung ini. Soalnya banyak juga titiannya yang patah-patah,” terangnya.

Meskipun masih bisa digunakan warga, namun Aini menerangkan kondisi titian ini pun membuat warga menjadi was-was.

“Ya tentunya kesulitan dengan kondisi ini. Jalanya miring, hampir patah juga. Sepeda motor pun pelan sekali jalan kesini,” kata pria berusia 60 tahun ini.

Dia pun berharap titian tersebut segera diperbaiki, terlebih ini menjadi akses utama masyarakat yang kebanyakannya berprofesi sebagai petani ini.

“Tentunya segera diperbaiki. Biar warga jadi enak. Soalnya akses masuk di RT. 13 ini cuma satu jalan itu saja. Kasian kami yang hanya sebagai petani disini,” katanya.

Terpisah Kepala Bidang Permukiman di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Banjarmasin, Agus Heru Jayadi akan menindaklanjuti keluhan warga ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *