Pemkab Tapin Bakal Bedah 120 Unit Rumah dengan Dara Rp2,4 Miliar, Mau Dapat Bagian? Begini Caranya

RANTAU, KALIMANTANLIVE.COM – Dengan mengaggarkan dana Rp 2 miliar lebih, Pemerintah Kabupaten Tapin melalui Dinas Sosial terus melakukan upaya meningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D).

Upaya peningkatan PK2D ini dilaksanakan melalui program bedah rumah warga.

Kepala Dinas Sosial, H Samsi mengatakan rehab rumah warga ini merupakan program rehabilitasi sosial yang dianggarkan dalam APBD 2021 dan selesai pada Desember mendatangi.

“Hari ini ada tiga unit rumah diresmikan di Desa Jingah Babaris, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin,” jelasnya, Kamis (7/10/2021).

H Samsi mengatakan kegiatan bedah rumah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kenyamanan bagi tempat tinggal warga yang memang dianggap kurang mampu atau belum memiliki tempat tinggal yang layak huni.

Baca Juga :Keluhkan Akses ke Pemukiman, Warga Perigi Kecil Banjarmasin Minta Perbaikan Jalan Titian

Baca Juga :Walhi HST Ancam Lapor Mabes Polri Terkait Penegakan Hukum Penambangan di Gunung Batu Harang

Baca Juga :Hanya Dua dari 165 Peserta yang Tak Hadir Diizinkan Tes CPNS Susulan di Tanah Laut

“Untuk program ini, Pemerintah kabupaten Tapin dalam APBD tahun 2021 mengalokasikan anggaran kurang lebih 2,4 miliar diperuntukan bagi 120 Unit yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kabupaten Tapin,” jelasnya.

Ia mengatakan satu unit rumah anggarannya dialokasikan kurang lebih 20 juta dan secara teknis melalui usulan dari pemerintah desa dan camat.

“Setelah terima usulan, lalu kita tindaklanjuti dengan menerjunkan tim verifikasi setelah dinyatakan memenuhi syarat itulah sasaran kita,” jelasnya.

H Samsi berharap kedepan Pemerintah Kabupaten Tapin mengalokasikan kembali anggaran dan program serupa dan ia mengaku bahwa salah satu program prioritas Bupati Tapin HM Arifin Arpan ialah menuntaskan terkait bedah rumah tidak layak huni.

editor : NMD
sumber : banjarmasinpost.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *