PELAIHARI, KALIMANTANLIVE.COM – Kalangan petani di di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan dapat bercocok tanam padi setidaknya dua kali setahun.
Tanam dua kali setahun penting untuk meningkatkan pendapatan petani.
Bupati Kabupaten Tanahlaut HM Sukamta meyakini hal itu bisa diterapkan oleh petani jika memiliki kemauan kuat.
Terutama yang area persawahannya ditopang tata air yang lumayan baik seperti di Desa Panjaratan, Kecamatan Pelaihari.
“Setahu saya di Desa Panjaratan tidak mengalami permasalahan pengairan sehingga memungkinkan untuk tanam dua kali setahun,” ucap Sukamta, Jumat (8/10/2021).
Baca Juga :Ancam Demo 21 Oktober, Buruh Desak Pemerintah Cabut Kepmenaker 104, FSBPI: Melanggar Hak Asasi!
Baca Juga :TERNYATA 8 Fitur Rahasia di WhatsApp, Begini Cara Mengaktifkan untuk Android dan iPhone
Di desa tersebut pada Kamis kemarin juga telah dilaksanakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) sekaligus tanam perdana padi rawa.
Kegiatan yang bertempat di lahan sawah Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kayuh Baimbai Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari, itu juga dihadiri Bupati HM Sukamta.
Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini mengatakan pemerintahannya sangat mendukung sektor pertanian.
Upaya membantu petani terus dilakukan dalam memperbaiki infrastruktur, saluran irigasi, dan membangun embung.
Semua sarana pertanian itu penting agar tidak terjadi permasalahan saat bercocok tanam.
Pemkab juga berupaya agar Kabupaten Tala terus menjadi penyangga ketahanan pangan di Kalimantan Selatan (Kalsel).







