KAGET Uang Tabungan Rp 5,8 Miliar Raib di Rekening, Nasabah Bank BUMN Ini Lapor ke Polisi

SEMARANG, KALIMANTANLIVE.COM – Kaget uang direkening senilai Rp 5,8 miliar dibobol, nasabah dari salah satu bank BUMN kantor cabang Kudus melapor ke Polda Jawa Tengah.

Dalam keterangannya, korban warga Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, Moch Imam Rofi’i, baru menyadari uang di rekeningnya raib saat dirinya hendak mengambil uang sebesar Rp 20 juta di bank cabang Karanganyar, Kabupaten Demak, pada 31 Mei 2021.

Namun, menurut informasi dari teller, kartu ATM korban telah diblokir sehingga disarankan mengganti kartu ATM di bank kantor cabang Kudus.

Baca Juga :VIRAL Cucu Ungkap Kebiasaan Nenek Nonton TV Pukul 3 Pagi, Cuma Gambar Tak Bergerak & Lagu, Begini Kisahnya

Baca Juga :Umat Islam Indonesia Diizinkan Umrah 2021, Kakanwil Kemenag Kalsel HM Tambrin : Kita Tunggu Dirjen PHU

Baca Juga :Brigjen TNI Junior Tumilaar Dicopot dari Jabatan karena Surati Kapolri, Bela Babinsa yang Diperiksa Polisi

Setelah meengganti kartu ATM, korban selanjutnya melakukan penarikan uang sebesar Rp 20 juta.

Setelah uang diterima, korban mengecek saldo di buku tabungan yang ternyata hanya sisa Rp 128,68 juta. Padahal, seharusnya saldo tersisa sebesar Rp 5,9 miliar.

Atas kejadian tersebut, korban yang didampingi kuasa hukumnya yakni Musafak melaporkan kasus tersebut ke Mapolda Jateng.

Sebelumnya, pada 2 Juni lalu pihaknya sudah melakukan pengaduan.

Kemudian, pengaduan diterima penyidik menjadi laporan pada Senin (11/10/2021).

Laporan sudah tercatat dengan nomor STTLP/187/X/2021/JATENG/SPKT.

“Sebelumnya sudah dilakukan pengaduan oleh klien kita. Menurut penyidik, sudah bisa dinaikkan menjadi LP (laporan),” kata Musafak kepada wartawan Senin (11/10/2021).

Musafak menjelaskan, gugatan sudah dilayangkan ke pihak bank dan pengaduan juga sudah dilakukan ke OJK hingga Bank Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *